Awas! Jangan Lempar Koin di Pelabuhan Merak

BERKARYA.CO.ID, CILEGON – Anak koin menjadi fenomena tersendiri di pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni. Di satu sisi, kehadiran anak koin cukup menghibur para penumpang, di sisi lain, kehadiran mereka sangat membahayakan jiwa...
Pihak ASDP saat memasang spanduk himbauan di gang way Pelabuhan Merak/beritakarya.co.id
BERKARYA.CO.ID, CILEGON – Anak koin menjadi fenomena tersendiri di pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni. Di satu sisi, kehadiran anak koin cukup menghibur para penumpang, di sisi lain, kehadiran mereka sangat membahayakan jiwa mereka sendiri.
Untuk menghindari jatuhnya korban dari para anak koin itu, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, memasang spanduk imbauan di area pelabuhan.
Himbauan tersebut bertujuan supaya para pengguna jasa penyeberangan Merak-Bakauheni tidak memberikan uang kepada para anak koin.
Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Mario Sardadi Oetomo mengungkapkan, pemasangan spanduk larangan itu sebagai bentuk keseriusan pihak pengelola pelabuhan untuk menertibkan para  anak koin yang selama ini dianggap membandel.
“Kita sudah melakukan pendekatan kepada mereka (anak koin, red) tapi tetap aja membandel. Makanya jalan satu-satunya untuk menertibkan mereka kita memasang spanduk imbauan agar pengguna jasa tidak memberikan atau melemparkan uang koin kepada mereka,” ujar Mario, Kamis (30/4/2017).
Mario menjelaskan, lokasi anak koin menyelam merupakan daerah terlarang dan berbahaya bagi mereka sendiri.
“Jadi semakin banyak yang melemparkan uang, itu berarti bagi peluang anak koin. Makanya kita minta kepada para pengguna jasa agar tidak melemparkan koin. Melemparkan koin berarti turut menyumbang bahaya bagi anak koin itu sendiri,” jelasnya.
Dalam spanduk imbauan yang dipasang pihak ASDP dengan tegas melarang para penumpang untuk melemparkan koin ke laut yang kemudian disambut oleh para anak koin.
“Diberitahukan kepada pengguna jasa pelabuhan agar tidak memberi/melemparkan koin/uang kepada perenang untuk keselamatan kita semua,” begitu bunyi tulisan yang tertera dalam spanduk.(K1)
Editor: Iffan Gondrong
Categories
Cilegon
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY