Bekas Galian Makan Korban, Tanggung Jawab Siapa?

BERITAKARYA.CO.ID, SERANG - Sisa galian bekas pembangunan Perumahan Graha Bukit Jimbaran, Kampung Libudak, RT04, RW 04, Desa Waringinkurung, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Jum'at (10/01/2020) sore memakan korban.

Adalah Rosendi, bocah 9 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) tewas usai berenang di bekas galian, yang ketinggiannya mencapai 1,7 meter itu.

Diduga tidak bisa berenang, korban sempat diselamatkan di dasar bekas galian oleh ayahnya, Solihin (40).

“Setelah meminta pertolongan, saksi (Solihin) langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berenang ke dasar air untuk menolong korban Rosendi yang sudah lemas dan tubuh terlalu banyak masuk air dan langsung membawanya ke Bidan Novi,” kata Kapolsek Waringinkurung Polres Serang, Kota Polda Banten, AKP Nasir Eming.

Akan tetapi, lanjut Nasir, dikarenakan kondisi korban sudah kritis dan peralatan kurang memadai, bidan Novi tidak berani menerima, dan terpaksa korban dibawa ke Puskesmas Waringinkurung.

“Kemudian korban dilarikan ke Rumah Sakit Kurnia Kramatwatu menggunakan kendaraan Dinas Polsek Waringinkurung. Tiba di RS Kurnia Kramatwatu korban dinyatakan telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Sisa galian memang kerap ditinggalkan begitu saja. Sangat sedikit pihak yang melakukan pengurukan atau meratakan kembali sisa galian.

Maka tidak heran jika kemudian palung-palung air itu menjadi salah satu titik yang cukup rawan.

Jika sisa-sisa galian itu dibiarkan dan tidak ada upaya sistematis dari pemangku kebijakan, bisa jadi akan ada korban lain di sisa galian.

Baehaqi

Categories
Serang

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY