BPBD Duga Illegal Loging Penyebab Banjir di Lebak

BERITAKARYA.CO.ID, LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menduga banjir bandang yang terjadi empat kecamatan di Lebak, Rabu (22/5/2019) lalu disebabkan karena maraknya illegal loging di Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Akibat hutan gundul itu, akhirnya menyebabkan berkurangnya kemampuan tanah untuk menyerap air hujan.
ILUSTRASI/Antara/NET

Dilansir Republika.co.id, Kepala BPBD Lebak, Kaprawi, menuturkan bahwa desa yang terdampak banjir bandang adalah yang letaknya dekat dengan hulu sungai Citopo yang ada di Hutan Halimun.

“Hulu sungai Citopo yang meluapkan sungai Sungai Cibeurih, Cilaki dan anak Sungai Ciberang itu ada di kawasan hutan. Penebangan ini yang mungkin menyebabkan banjir bandang,” ucap Kaprawi, Minggu (26/5/2019).

Menurut Kaprawi, kronologi banjir bandang yang menurutnya dipicu tingginya intensitas hujan pada Rabu sore. Puncaknya pada pukul 19.00 WIB, dimana tiga sungai meluap dan menerjang permukiman warga di empat kecamatan yaitu Sajira, Muncang, Sobang, dan Cimarga.

Sementara daerah terparah yang terdampak banjir terjadi di Kecamatan Sajira, sebab sebagian besar warganya tinggal di bantaran Sungai Cibeurih.

Masih kata Kaprawi, ratusan rumah di empat kecamatan itu terendam bahkan sebagian hanyut terbawa aliran sungai, dan tiga jembatan mengalami rusak parah.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, masyarakat terdampak sebagian besar saat ini menginap di rumah sanak sodara mereka yang letaknya tidak jauh dari lokasi,” ucapnya.

Kaprawi mengaku sudah mengirim surat kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) agar mengecek kondisi hutan Halimun yang merupakan daerah resapan dan konservasi, agar bencana banjir bandang tidak lagi terulang.

Terpisah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten mengaku belum mendapat laporan penggundulan hutan yang ada di Gunung Halimun. “Banjir bandang itu bisa saja dari illegal logging,” kata Kepala DLHK Banten, Husni Hasan.

Dia mengatakan belum bisa menyimpulkan penyebab pasti terjadinya banjir bandang di Lebak, karena belum melakukan investigasi. Dia hanya menduga penyebab banjir bandang bisa terjadi karena curah hujan ekstrem sehingga tidak mampu diserap oleh tanah.

Husni mengklaim selama ini pihaknya terus memantau keadaan hutan dengan bersinergi dengan masyarakat seperti Kelompok Tani Hutan (KTH).

Baca Sumber

Uploader: Iffan Gondrong

Categories
Lebak
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY

  • 16 Kecamatan di Lebak Krisis Air Bersih

    Ada juga warga yang membuat lubang-lubang di tepi aliran sungai guna menampung air. Bahkan masyarakat ada yang terpaksa memanfaatkan air kolam dengan kondisi yang sudah berubah warna. Dilansir dari...
  • Puluhan Rumah di Lebak Terendam Banjir

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, seperti dilansir Antara dan diberitakan CNNIndonesia.com mencatat 59 rumah diterjang banjir bandang. Hal itu menyebabkan 20 unit rumah rusak berat, 4...
  • Gempa Berkekuatan 5,2 SR Guncang Lebak, Banten

    Dilansir dari CNNIndonesia.com, Minggu (14/10/2018), peringatan gempa dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer. Episentrum gempa yang terjadi pada Minggu pukul...
  • Perahu Nelayan Garut Terbalik, 1 Tewas 2 Hilang

    Satu nelayan yang sebelumnya diketahui berada di perahu itu ditemukan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian. Korban meninggal dunia adalah Atin (35), sementara korban yang hilang yakni Iyus...