Gandeng Lanal Banten, POSSI Cilegon Siap Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten bersama Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Cilegon, berencana melakukan upacara pengibaran bendera bawah laut, di perairan Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, pada 17 Agustus 2019.

Hal tersebut diketahui pada pertemuan antara kedua belah pihak, di Markas Komando (Mako) Lanal Banten, Kecamatan Pulomerak, Rabu (24/7/2019).

Danlanal Banten, Letkol Laut (P) Golkariansyah mengatakan, perayaan HUT ke-74 RI di bahwa laut memiliki banyak makna. Salah satunya dalam rangka mengajak masyarakat Indonesia khususnya Kota Cilegon, untuk mencintai potensi-potensi kemaritiman.

“Tuhan menciptakan Indonesia sebagai negara kepulauan, dimana wilayah perairan lebih luas dibandingkan daratan. Maka pengibaran bendera bawah laut, salah satunya untuk mengajak masyarakat luas lebih mencintai lingkungan kemaritiman,” katanya.

Menurut Danlanal, acara tersebut akan melibatkan sejumlah pihak. Dimana salah satunya adalahPOSSI Kota Cilegon.

“Kami akan melaksanakan acara ini dengan POSSI Kota Cilegon, sebagai organisasi olahraga yang berkiprah di scuba diving. Kami juga akan mengajak Saka (Satuan Karya) Bahari Kwarda Banten pada acara itu. Terlebih anak-anak Saka Bahari telah mengikuti Diklatsar (Pendidikan dan Latihan Dasar) di Bumi Perkemahan Daerah (Buparda) Pramuka di Cikujang, Pandeglang, beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Sementaraitu, Ketua POSSI Kota Cilegon, Irfan Ali Hakim mengatakan, dalam waktu yang bersamaan, POSSI Cilegon juga akan melakukan penanaman mangrove dan terumbu karang di PulauSangiang.

“Selain pengibaran bendera, kami juga rencananya akan melakukan penanaman bibit mangrove dan terumbu karang. Ini untuk menjaga biota laut dan wilayah konservasi di bibir pantai Pulau Sanghyang tetap terjaga,” tuturnya.

Irfan Ali Hakim mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian biota laut. Khususnya keberlangsungan terumbu karang selaku rumah bagi berbagai jenis ikan laut.

“Guna menjaga kelestarian terumbu karang, kami pun akan membuat alat tambat jangkar untuk nelayan-nelayan mooring. Mereka tidak perlu buang jangkar ke terumbu karang, karena itu akan merusak,” pungkasnya.

Iffan Gondrong

Categories
Cilegon
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY