Ibu Korban Jadi Tersangka, Diduga Kena Syndrom Baby Blues

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Polres Cilegon menetapkan ibu balita yang ditemukan ngambang di bak mandi, Defika Sari sebagai tersangka. Penetapan tersangka dilakukan setelah pihak penyidik melakukan pemeriksaan lebih dalam berikut keterangan para saksi yang sudah diperiksa sebelumnya.
Kapolres Cilegon, AKBP Rizki Agung Prakoso/Beritakarya.co.id

Kapolres Cilegon, AKBP Rizki Agung Prakoso didampingi Kasat Reskrim AKP Zamrul Aini, Rabu (21/8/2019) kepada wartawan menegaskan, dugaan awal bahwa tersangka Defika Sari mengalami gangguan kejiwaan tidak otomatis menggugurkan penetapan tersangka.

“Dugaannya awal memang seperti itu (gangguan kejiwaan, red). Tetapi kita masih terus dalami,” ujarnya.

Baca Juga : Balita Ditemukan Ngambang di Bak Mandi

Kapores menambahkan, jika melihat dari berbagai masalah yang menimpa anak-anak, apa yang terjadi dengan tersangka Defika Sari mirip-mirip dengan syndrom baby blues. Untuk diketahui, syndrom baby blues adalah kondisi psikologis ibu baru misalnya ada rasa kecewa, rasa bersalah atas proses persalinan yang baru saja dilewati, mengalami kesulitan menyusui, khawatir dirinya tak bisa menjadi ibu yang baik bagi bayi, kelelahan kewalahan berperan sebagai ibu baru.

“Sepertinya memang begitu. Kena syndrom baby bluesGangguan kejiwaan itu bisa mengarah ke syndrom baby blues. Tapi itu belum pasti karena menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Tersangka Defika Sari terancam hukuman 15 tahun penjara karena melanggar Undang Undang Perlindungan Anak. Karena hukumannya diatas 5 tahun, tersangka pun sudah ditahan oleh pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Zamrul Aini menambahkan, Defika Sari mengakui bahwa dia melakukan upaya bunuh diri dengan silet yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

“Hingga saat ini, kondisi kejiwannya masih labil. Karenanya, kita melakukan penjagaan dan pengawasan ketat terhadap tersangka DS,” ujarnya.

Sementara suami tersangka yang juga ayah balita yang ditemukan mengambang di bak mandi, mengaku sudah pasrah dengan apa yang menimpa anaknya.

Ketika ditanya terkait motif, Kapolres dan Kasat Reskrim belum secara pasti menyatakan terkait motif. “Soal motifnya apa, masih dalam penyelidikan. Kalau dilihat secara ekonomi, tampaknya tidak ada faktor ekonomi di belakang kasus ini,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya,  seorang balita berumur 7 bulan berinisial YN ditemukan tak bernyawa di bak mandi, Selasa ( 20/8/2019 ). Belum diketahui penyebab pasti meninggalnya balita tersebut.

Iffan Gondrong

Categories
Hukum
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY