Ikut Penjaringan, Iye dan Reno Ambil Formulir di Partai Nasdem

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Satu per satu, partai politik di Kota Cilegon mulai melakukan penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon. Setelah sebelumnya PDI-P membuka penjaringan, kini giliran Partai Nasdem yang melakukan penjaringan.
Tim Pemenangan Iye Iman Rohiman saat mengambil formulir di Sekretariat Partai Nasdem Cilegon/Beritakarya.co.id

Sejauh pantauan wartawan, dua politisi dari dua partai yang berbeda sudah mengambil formulir penjaringan Partai Nasdem di Sekretariat Nasdem, Komplek Bumi Rakata, Ciwedus, Cilegon.

Yang menarik, satu dari dua politisi yang mendaftar itu adalah kader Partai Golkar, Iye Iman Rohiman. Sementara satu politisi lainnya adalah Reno Yanuar Ketua DPC PDI-P Kota Cilegon.

Tim Reno Yanuar merupakan orang yang pertama kali mengambil formulir. Tim Reno dipimpin oleh Yusuf Amin. Tim berikutnya adalah tim pemenangan Iye Iman Rohiman. Tim pemenangan yang hadir ke DPD Partai Nasdem Cilegon diwakili oleh Agus Fauzi.

Ketua Bidang Hukum DPC PDIP Kota Cilegon, Tb Ambri Wardhana mengatakan, kedatangan tim pemenangan PDIP Cilegon ke Sekretariat Partai Nasdem untuk mengambil formulir bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon 2020 yang digelar Nasdem.

“Kami datang ke tim verifikasi Partai Nasdem untuk mendaftarkan Ketua DPC PDIP, Reno Yanuar untuk mengikuti verifikasi dan penjaringan bakal calon Walikota Cilegon 2020 mendatang,” kata Ambri di Seketariat DPD Nasdem Cilegon, Rabu (2/10/2019).

Sementara Sekjen DPD Partai Golkar Cilegon, Sutisna Abbas saat dikonfirmasi terkait langkah Iye Iman Rohiman mengatakan, sejauh ini Iye Iman Rohiman masih tercatat sebagai kader Partai Golkar.

“Sepengetahuan saya, Pak Iye belum pernah menyatakan mundur dari Partai Golkar. Artinya beliau masih kader Partai Golkar,” kata Sutisna.

Langkah Iye Iman Rohiman mengambil formulir dalam penjaringan Partai Nasdem, lanjut Sutisna, adalah langkah pribadi yang tidak ada kaitannya dengan Golkar.

“Soal itu (mengikuti penjaringan Nasdem, red) Pak Iye kan sebagai pribadi, bukan atas nama partai. Dan itu sah-sah saja sejauh tidak membawa-bawa Golkar,” tuturnya.

Pria yang biasa disapa Tisna itu menambahkan, dirinya belum berkomunikasi lebih jauh dengan bakal calon kuat Partai Golkar yakni Ratu Ati Marliati apakah akan mengikuti penjaringan di partai lain atau tidak.

“Kebetulan saya belum berkomunikasi. Nanti pada saatnya akan saya sampaikan lebih lanjut,” ujarnya.

Partai Golkar juga belum berencana melakukan penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon. “Kalau soal penjaringan Golkar bisa iya dan bisa juga tidak. Itu menunggu hasil Rapim Partai Golkar,” imbuhnya.

Pada bagian lain, Ketua Bapilu DPD Nasdem Cilegon, Ahmad Efendi mengatakan, pendaftaran penjaringan dibuka selama satu bulan mulai 23 September-23 Oktober mendatang. Setelah itu, para pendaftar harus memaparkan visi-misi dan strategi akan dilakukan mulai 24-31 Oktober 2019.

Setelah itu akan digelar Pleno DPD dan DPW pada 1-5 November 2019, dan pada 6-8 November 2019 dilakukan penyerahan berkas ke DPP. “Jadwal ini serentak di secara nasional,” pungkasnya.

Iffan Gondrong

Categories
Politik
No Comment

Leave a Reply

*

*

google.com, pub-1102232992410596, DIRECT, f08c47fec0942fa0

RELATED BY