Jelang Lebaran, Kementan Perketat Lalu Lintas Produk Pertanian

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) melakukan pengawasan terhadap lalu lintas produk pertanian antar Jawa - Sumatera. Pengawasan dilakukan seiring dengan meningkatnya intensitas lalu lintas produk pertanian berupa hewan dan tumbuhan jelang hari raya Idul Fitri.
OPERASI: Petugas dari Karantina Pertanian memeriksa bawaan penumpang di Pelabuhan Merak/beritakarya.co.id

“Ada dua komoditas yang menjadi perhatian kami yakni lalu lintas daging celeng dan burung. Ini yang kerap menjadi komoditas ilegal yang dilalulintaskan di jalur Jawa-Sumatera,” kata Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian, Ali Jamil saat melepas operasi Patroli Patuh Karantina di Cilegon, Jumat (24/5/2019) dini hari.

Menurutnya, selain dua jenis target operasi tersebut, media pembawa jenis lainnya juga menjadi perhatian. Sesuai dengan amanah yang diemban Barantan yakni mencegah masuk dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) di seluruh wilayah Indonesia.
“Tugas yang menantang, mengingat bentuk dan luas wilayah kita. Perlu dukungan semua pihak termasuk masyarakat untuk bersama kami menjaga,” ujar Ali Jamil.

Dalam patroli tersebut, Kepala Barantan Ali Jamil melepas Tim Intelligence Collaboration (Intelect) yang terdiri dari petugas antar instansi. Tim itu akan melakukan pengawasan media pembawa karantina di atas kapal penumpang lintas Merak–Bakauheni dan sebaliknya secara acak.

Jamil mengapresiasi sinergisitas yang telah terjalin dan berharap kedepan terus diperkuat. Pelanggaran terhadap aturan Karantina yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1992, dapat diberikan pembinaan sampai dengan pemidanaan.
“Ini adalah perintah Pak Menteri Pertanian untuk menjamin kesehatan dan keamanan produk pertanian. Terlebih jelang hari raya seperti saat ini, masyarakat harus dipastikan mendapatkan ketenangan dalam beribadah dan berhari raya,” tegas Jamil.

Kepala Karantina Pertanian Kelas II Cilegon, Raden Nurcahyo menambahkan, operasi patuh difokuskan di tujuh titik lokasi, meliputi wilayah dalam Pelabuhan Merak yakni Dermaga 1, terminal eksekutif, dan terminal regular Pelabuhan Penyeberangan Merak, jalan raya di Kantor Karantina Pertanian Cilegon, depan Hotel Pesona Enasa Merak, Rest Area KM 68, dan KM 45.

Adapun instansi yang turut serta dalam operasi tersebut adalah Polda Banten, Polres Cilegon, Ditpolair Polda Banten, Kodim Cilegon, Lanal Banten, Denpom, Polsek Pulomerak, KSKP, PJR, Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon, Badan Ketahanan Pangan Provinsi Banten, BPTP Banten, Karantina Kesehatan Pelabuhan, Karantina Ikan, Denpomal, Bea Cukai Merak serta Imigrasi.

Iffan Gondrong

Categories
Cilegon
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY