Kasasi Jaksa Ditolak, Dahlan Iskan Menang di MA

BERITAKARYA.CO.ID, JAKARTA – Dahlan Iskan kembali dinyatakan bebas setelah Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus korupsi aset Badan Usaha Milik Daerah Jawa Timur, PT Panca Wira Usaha. Alhasil, Dahlan Iskan tetap divonis bebas sesuai putusan di tingkat banding. 
Dahlan Iskan/NET

“Amar putusan tolak,” demikian bunyi amar putusan 3029 K/PID.SUS/2018 seperti dikutip dari laman resmi Kepaniteraan MA yang diakses Selasa (30/4/2019) seperti diberitakan rmol.co.

Permohonan kasasi yang diajukan JPU itu diputus Ketua Majelis Hakim, Mohamad Askin dengan dua hakim anggota Leopold Luhut Hutagalung, dan Surya Jaya pada 22 April 2019 lalu.

Untuk diketahui, Dahlan Iskan merupakan dirut PT PWU periode 2000-2010. Kasus bermula saat terjadi kasus tukar guling aset BUMD PT PWU di Kediri dan Tulungagung.

Belakangan, tukar guling itu dinilai bermasalah hingga Dahlan Iskan diadili. Dalam pengadilan tingkat pertama, ia divonis dua tahun tahanan kota dan denda Rp100 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya pada 21 April 2017 silam.
Di tingkat banding, Dahlan divonis bebas lantaran dianggap tak terbukti melakukan tindak pidana tersebut. Jaksa lantas mengajukan kasasi ke MA.

Sebagian pihak tidak percaya bahwa Dahlan Iskan bersalah dalam kasus tukar guling aset BUMD PT PWU di Kediri dan Tulungagung itu. Sebagian pihak lainnya bahkan menilai ada upaya kriminalisasi terhadap Dahlan Iskan dalam kasus tersebut.

Para tokoh nasional dan sahabat Dahlan Iskan bahkan hadir saat siding beberapa waktu lalu. Diantara mereka yang hadir adalah mantan Ketua Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, Pengamat Politik dan Komunikasi Effendi Gazali, dan Ekonom Faisal Basri, dan mantan Ketua MK, Mahfud MD.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu bahkan dengan tegas menyatakan bahwa Dahlan Iskan sengaja ditarget untuk tunduk pada pemegang kekuasaan.

Said mengatakan, idealnya penegakan hukum muaranya pada keadilan. Namun yang terjadi di Indonesia belakangan ini sudah tak lagi ideal. Banyak penanganan perkara yang sengaja menarget kasus dan menarget orang tertentu.

Baca Sumber

Uploader: Iffan Gondrong

Categories
Nasional
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY