Keren! Bikin Laporan Kehilangan Bisa Lewat HP

Catatan Iffan Gondrong
SIAGA: Kanit I SPKT Polres Cilegon, Ipda Andrie tengah menerima laporan dari masyarakat, Senin (19/8/2019)/Beritakarya.co.id

Anda pernah mengalami kehilangan barang tapi terlalu sibuk karena rutinitas sehingga belum bisa lapor ke pihak kepolisian? Saya juga mengalami hal yang sama.

Kesibukan yang menggunung kadang memang membuat kita terkendala untuk mengurus surat kehilangan, padahal hal itu tentu saja kita butuhkan.

Senin (19/8/2019) sore tadi, saya pun berencana mengurus surat kehilangan ke Polres Cilegon. Saya baru tahu bahwa sekarang, mengurus surat kehilangan tidak serumit sebelumnya. Tidak harus antre, tidak juga harus menunggu lama saat membuat laporan.

Jujur, sebagai jurnalis memang saya akui bahwa saya tidak pernah tahu sebelumnya, bahwa mengurus surat kehilangan dan laporan lain ke pihak kepolisian tidak serumit yang dibayangkan. Semuanya sudah ada di tangan kita. Tinggal tekan tombol HP, maka kelar semuanya.

Ceritanya dimulai saat saya minta informasi kepada rekan-rekan sesama wartawan tentang bagaimana mengurus surat kehilangan di Polres Cilegon. Seorang kawan mengatakan bahwa membuat laporan kehilangan mudah. Saya dikasih tahu bahwa ada aplikasi e-Pendekar yang bisa didownload melalui play store di HP.

Tanpa panjang lebar, saya pun langsung mencari aplikasi e-Pendekar di play store. Benar saja, aplikasi itu pun langsung saya download. Setelah masuk ke aplikasi, ada banyak pilihan tentang hal apa yang kita tuju. Kita juga diberi pilihan Polres mana yang kita tuju.

Karena lokus kejadian kehilangan yang menimpa saya terjadi di wilayah hukum Polres Cilegon, saya pun langsung mengklik kolom Polres Cilegon. Di aplikasi, kita diberi pilihan tentang apa yang akan kita tuju. Saya pun mengklik kehilangan. Dan taraaaaa, kita tinggal mengisi form yang sudah disediakan. Setelah selesai tinggal tekan kolom kirim, selesai sudah.

Sejatinya, saya masih ragu apakah form yang saya isi ini sudah diterima pihak Polres Cilegon atau belum. Maklum, ini adalah pertamakalinya saya membuat laporan kehilangan melalui aplikasi e-pendekar. Dengan penuh kepercayaan, saya langsung menuju Polres Cilegon. Yang saya tuju adalah ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu atau SPKT.

Seperti biasa, sebelum masuk saya mengetuk pintu. “Silahkan masuk” begitu jawab suara dari dalam Ruang SPKT. Masuk ruangan, ternyata di balik meja ada Kanit I SPKT Polres Cilegon, Ipda Andrie. Dengan ramah dan penuh persahabatan, Pak Polisi ini memersilahkan saya duduk.

“Ada yang bisa saya bantu Pak,” kata Ipda Andrie mengawali pembicaraan.

Saya kemudian menceritakan bahwa saya ingin membuat laporan kehilangan. Saya ceritakan pula bahwa saya sudah mengisi form di e-pendekar. “Baik, sebentar saya cek dulu pak,” ujarnya.

“Nama bapak Irfan Luthfi? tanya Ipda Andrie “benar” jawab saya. “Laporannya sudah masuk,” ujarnya.

Saya terkejut. Ternyata benar, aplikasi e-Pendekar yang saya isi benar-benar sudah diterima oleh pihak kepolisian. Pak Andrie hanya bertanya sedikit saja untuk memastikan bahwa yang membuat laporan secara online adalah saya.

“Aplikasi e-pendekar ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat membuat laporan. Ini terobosan dari Polda Banten,” jelas Ipda Andrie.

Masih kata Ipda Andrie, pihak kepolisian ingin agar pelayanan terhadap masyarakat lebih baik, dan program pengaduan online melalui e-Pendekar adalah jawabannya.

“Kita kan kadang sibuk banget. Program ini tentu untuk memudahkan masyarakat melaporkan apa saja ke pihak kepolisian, termasuk kehilangan. Setelah mengisi form di aplikasi, kita tinggal print saja di sini (kantor, red),” terangnya.

“Keren! Ini keren,” kata saya dalam hati. Hanya hitungan menit saya duduk di depan Pak Andrie, laporan kehilangan yang saya isi lewat aplikasi e-pendekar sudah kelar. Karena keren itulah saya menulis catatan ini.

Langkah pihak kepolisian mempermudah pelaporan sungguh suatu yang patut diapresiasi. Masyarakat juga perlu diedukasi bahwa membuat laporan tidak rumit. Dan satu lagi, tidak ada pungutan apapun.

Sekali lagi saya perlu mengatakan, ini keren. Polres Cilegon dan Polda Banten keren.

Categories
Features
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY

  • Hijab Fashion

    Selembar hijab itu sekilas terlihat biasa saja. Motifnya daun jati. Ada yang besar, ada yang kecil. Cetakannya agak pucat. Berwarna coklat dan pink. Eits, jangan salah… Bagi mereka yang...
  • Suanon Unboxing

    Sebuah dus menyambut kedatangan tim Jagaters di studio Jakarta, lepas magrib tadi. Tanpa membaca pengirimnya, saya langsung menebak: Pasti kiriman dari Lokot Motagu. Sohib saya yang tinggal di Padang...
  • Wakaf Nangis Getih Wakaf Kolonial di Era Milenial (2)

    Mengelola banyak tanah wakaf belum tentu menyenangkan. Sekilas memang keren. Sejatinya, nadzir itu ‘nangis getih putih’. Kok bisa? Artikel ini saya tulis dari diskusi dengan Dwi Irianti Hadiningdyah, Director...
  • Pentingnya Legalitas Wakaf Kolonial di Era Milenial (1)

    Banyak pengelola wakaf yang sekarang pusing. Tanahnya berhektar-hektar. Tapi tidak bersertifikat. Yang sudah bersertifikat tidak punya modal. Apalagi kalau tidak paham model bisnis. Tulisan ini dirangkum dari diskusi dengan...