Keren! Hasil Karya Para Napi di Cilegon Expo

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON – Stand Lapas Klas III Cilegon di Cilegon Expo 2019 menjadi salah satu stand pserta pameran yang paling menarik perhatian pengunjung. Anda yang belum melihat perlu datang untuk melihat dari dekat stand mereka. 
UNIK: Stand Lapas Cilegon memamerkan buah karya para napi di Cilegon Expo 2019/beritakarya.co.id

Yang menarik dari stand Lapas Klas III Cilegon adalah produk hasil yang dipemerkan. Semua produk yang ada di stan adalah hasil kreatifitas narapidana di Lapas Klas III Cilegon.

Produk unik hasil karya para narapidana itu umumnya menggunakan bahan baku limbah seperti koran dan kayu bekas. Pernak-pernik yang memiliki nilai artistik cukup tinggi itu patut diapresiasi. Seperti miniatur Tugu Landmark Cilegon, Kapal Layar, Monas, Menara Eifel,  Gitar, kaligrafi serta beragam miniatur kendaraan dan hewan.

Proses kreatif dengan modal minimalis itu jelas memiliki nilai ekonomis tinggi. Masing-masing produk hasil olahan para napi itu dibandrol dengan harga terendah Rp50.000.

Staf Subseksi Pembinaan Bidang Kemandirian, Ade Irawan mengungkapkan, produk-produk karya warga binaan Lapas Klas III Cilegon yang ikut ditampilkan meliputi kerajinan miniatur motor gede, replika menara eiffel, replika monas, miniatur kapal, miniatur landmark kota Cilegon dan sebagainya. Sebagian besar produk-produk tersebut dari bahan limbah kertas, kayu, dan plastik.

“Yang kita pamerkan ini handcrap atau kerajinan tangan warga binaan, diantaranya dari bahan koran bekas, kayu palet, batok, resin,  bata habel,” kata Ade  saat ditemui di standnya, Selasa (30/4/2019).

Ade juga menjelaskan, puluhan napi yang memiliki bakat kreativitas dibagi dalam beberapa bidang sesuai dengan bakat yang dimilikinya.

“Yang kita bina ada 35, dibagi beberapa divisi Ada laundry, pangkas rambut, mekanik otomotif, perkayuan, handcrap,  menjahit dan sebagainya,” jelasnya.

Program yang sudah berjalan selama kurang lebih dua tahun tersebut sudah menghasilkan produk yang sebagian sudah merambah hingga ke pasar melalui jejaring sosial dan kerjasama dengan pemerintah.

“Sudah ada beberapa yang masuk ke pasar, tapi masih merintis. Ada juga yang terjual kerjasama dengan koperasi di dalam Lapas itu tataboga Donat. Kita masih belajar memasarkan lewat sosmed, instragram, belajar di Tokopedia dan Bukalapak,” terangnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa Lapas Klas III Cilegon bekerjasama dengan Pemkot Cilegon. “Makanya kita bisa ikut pameran di Cilegon Expo 2019 ini,” pungkasnya.

Iffan Gondrong

Categories
Cilegon
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY