Mengapa Pencekalan Kivlan Zen Dicabut, Ini Alasannya

BERITAKARYA.CO.ID, JAKARTA – Pihak kepolisian angkat bicara terkait pembatalan pencekalan terhadap mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen (Purn) Kivlan Zen. Menurut polisi, alasan pencabutan surat pembatalan pencegahan ke luar negeri tersebut karena Kivlan Zen dianggap kooperatif.
Kivlan Zen/Foto Repro CNNIndonesia.com/NET

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal mengatakan, salah satu alasan pembatalan pencegahan karena penyidik mendapatkan informasi bahwa Kivlan Zen akan bekerjasama dengan Polri terkait penyidikan kasus dugaan makar yang menjeratnya.

“Penyidik mendapat info bahwa Pak Kivlan Zen akan kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik,” kata Iqbal dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Sabtu (11/5/2019).

Selain itu, kata Iqbal, paspor Kivlan Zen juga akan habis masa berlakunya dalam waktu dekat. “Jadi tidak akan diizinkan meninggalkan Indonesia atau memasuki negara lain, itu info dari imigrasi,” katanya.

Sebab itu, lanjut Iqbal, penyidik memandang tidak perlu melakukan pencekalan lagi.

Polisi sebelumnya melayangkan surat pencegahan terhadap Kivlan Zen, pada Jumat (10/5/2019). Penyidik juga telah mencegat Kivlan di bandara Soekarno Hatta, Jakarta saat Kivlan hendak terbang ke Batam.

Namun, polisi kemudian mengirimkan surat pembatalan ke Imigrasi dan langsung direspon dengan mencabut status pencegahan Kivlan.

Kivlan dicegah setelah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar. Kivlan merupakan salah satu tokoh yang vokal mengkritik pemerintah. Belakangan dia getol menyuarakan dugaan kecurangan Pemilu 2019.

Laporan terhadap Kivlan tersebut diterima oleh polisi dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. Dalam tanda terima laporan yang diperoleh CNNIndonesia.com, diketahui Kivlan dilaporkan oleh seseorang bernama Jalaludin.

Baca Sumber

Uploader: Iffan Gondrong

Categories
Nasional
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY