Obama: Pemimpin Jangan Banyak Nonton TV dan Medsos

BERITAKARYA.CO.ID - Pemimpin dan pengambil kebijakan seharusnya tidak menghabiskan banyak waktu untuk memperhatikan televisi dan media sosial. Begitu nasihat dari mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama pada hari Rabu (18/9/2019) seperti dilansir rmol.id.
Barack Obama/NET

“Yang harus Anda lakukan adalah menciptakan proses di mana Anda memiliki keyakinan bahwa data apa pun yang ada di sana telah disaring, disortir, dan masalah inti yang akan menjadi penting bagi keputusan Anda, Anda dapat melihatnya di sekitar,” kata Obama selama wawancara di atas panggung di sebuah konferensi teknologi di San Francisco.

“Dan itu membutuhkan bukan hanya proses yang baik tetapi memastikan Anda memiliki tim yang memiliki beragam pendapat. Hal lain yang membantu adalah tidak menonton TV. Atau, Anda tahu, membaca, Anda tahu, media sosial,” sambungnya.

“Jadi itu adalah dua hal yang saya sarankan jika Anda presiden tidak melakukannya, karena itu menciptakan banyak kebisingan dan mengaburkan penilaian Anda,” tegas Obama seperti dimuat CNN dan dimuat kembali rmol.id.

Meski begitu, pernyataan Obama tidak menyebut nama siapapun. Meski ada asumsi yang berkembang bahwa pernyataan itu menyindir penerusnya, Donald Trump yang dikenal rajin membuat cuitan di Twitter.

Namun mantan penulis pidato untuk Obama, Jon Favreau mengatakan bahwa pernyataan Obama merupakan penilaian umum dan bukan sindiran untuk satu pihak tertentu.

“Obama mengatakan hal semacam ini tentang tidak menonton TV dan berada di media sosial ratusan kali, secara publik, sebelum Trump bahkan menjadi calon presiden,” kata Favreau di Twitter.

Uploader: Iffan Gondrong

Categories
Dunia

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

  • Mantan Presiden Mesir Tutup Usia

    BERITAKARYA.CO.ID - Mantan Presiden Mesir, Hosni Mubarak, yang berkuasa selama 30 tahun meninggal dunia hari ini Selasa (25/2/2020) dalam usia 91 tahun. ...
  • KBRI Imbau WNI Tak Datang ke Kota Daegu

    BERITAKARYA.CO.ID - Virus corona dikabarkan mulai masuk Daegu, kota terbesar keempat di Korea Selatan setelah Seoul, Busan, dan Incheon....
  • Taliban Ancam Perusahaan Media

    Taliban mengancam perusahaan media massa di Afghanistan yang mempublikasikan berita bernuansa sentimen anti-jihad dan anti-Taliban. Taliban mengatakan media yang melakukan hal demikian tidak akan aman. Dalam sebuah pernyataan yang...
  • Perang Dunia Maya, AS Serang Iran Lewat Siber

    Serangan siber dilakukan menyusul pembatalan serangan udara AS ke Iran oleh Presiden AS Donald Trump atas penembakan pesawat pengintai tanpa awak milik mereka. AS meluncurkan serangan dunia maya atau...
%d blogger menyukai ini: