Perahu Nelayan Garut Terbalik, 1 Tewas 2 Hilang

BERITAKARYA.CO.ID, BINUANGEUN - Sebuah perahu kincang milik nelayan ditemukan terbalik di Perairan Pulau Tinjil, wilayah Perairan Banten Selatan, Kabupaten Pandeglang, Minggu (2/6/2018).
Proses evakuasi perahu kincang nelayan asal Garut yang terbawa arus ke Perairan Banten selatan, Minggu (2/6/2018).Foto Ratu Adnindha/beritakarya.co.id

Satu nelayan yang sebelumnya diketahui berada di perahu itu ditemukan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian. Korban meninggal dunia adalah Atin (35), sementara korban yang hilang yakni Iyus dan Martin. Ketiganya merupakan warga asal Desa Pamarayan, Kecamatan Cikelek, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menurut laporan, mereka berlayar di lautan lepas sejak 24 Mei 2018 lalu.

Kanit Reskrim Polsek Wanasalam, Iptu Sudedi mengatakan, korban meninggal dunia sudah dipulangkan ke rumah duka, sementara korban hilang masih dalam pencarian. Dalam melakukan pencarian, pihaknya bekerjasama dengan Polsek Cikeusik, Pandeglang.

“Sekarang yang belum ditemukan atas nama Iyus dan Martin. Itu kan TKP-nya di wilayah Pandeglang, jadi kita hanya membeck up saja,” kata Sudedi.

Terpisah, Kapolsek Cikeusik, AKP Tatang Sudarjo membenarkan ketiga korban adalah warga asal Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Korban ini tiga-tiganya dari wilayah Jawa Barat, dan ditemukan mayat di sini itu hanya terbawa arus ombak saja,” ujarnya.

Perahu dengan nama lambung Sri Rezeki yang terbalik pertama kali ditemukan oleh nelayan Binuangeun. Nelayan kemudian melapor ke Polair Polda Banten di Binuangeun, Kecamatan Wanasalam.

“Nelayan melihat ada korban mengambang antara Pulau Tinjel dan Mantiung, kemudian Polair bersama dengan nelayan menuju ke TKP mengevakuasi korban. Dan hingga kini dua orang belum ditemukan.” Jelasnya.

Reporter: Ratu Adnindha

Editor: Iffan Gondrong

Categories
Lebak
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY