Peringatan BMKG: Jauhi Pantai, Cari Tempat Tinggi

BERITAKARYA.CO.ID, SERANG - Badan Meteorolgi Klimatologi dan Gefosika (BMKG) hingga saat ini belum mencabut peringatan tsunami di pesisir Banten Selatan pasca gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) yang berpusat di wilayah Sumur, Banten Selatan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta Jumat (1/8/2019) malam ini, Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karnawati mengungkapkan, sesuai SOP, BMKG akan menunggu 2 jam untuk mencabut peringatan dini tsunami. Dalam kesempatan itu, Dwikorita Karnawati mengimbau agar masyarakat menjauh dari pantai dan mencari area yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa. Tapi SOP, peringatan tsunami akan kami cabut setelah dua jam pasca gempa yang terjadi pada pukul 19.03 WIB tadi,” kata Dwikorita Karnawati.

Dalam kesempatan itu, Kepala BMKG merilis wilayah yang berpotensi terpapar tsunami yakni Pandeglang bagian selatan, Pulau Panaitan, dan Pesisir Selatan Lampung Barat. “Wilayah ini statusnya siaga. Artinya ketinggian air maksimal 3 meter,” terangnya.

Wilayah lain, lanjut Dwikorita Karnawati adalah Pandeglang bagian utara dan Lebak dengan statusnya waspada dengan ketinggian air maksimal 1,5 meter. Ia berharap masyarakat tetap tenang dan tidak memercayai informasi apapun selain dari kanal resmi BMKG.

“Saya meminta masyarakat untuk tetap tenang, meskipun masih waspada terutama di wilayah pesisir Banten, lampung, dan Jawa Barat bagian Selatan. Tetap menjuh dari pantai dan cari tempat ketinggian,” pungkasnya.

Iffan Gondrong

Categories
Serang
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY