Program Prioritas Mandek, Pemkot Cilegon Revisi RPJMD

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pemkot Cilegon akan melakukan revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 lantaran sejumlah program prioritas daerah dipastikan mandek alias tidak mencapai target di 2020-2021.
Plt Kepala Bappeda Maman Mauludin/beritakarya.co.id

Seperti diketahui, Pemkot Cilegon telah merancang sejumlah program yang kenyataannya tidak sesuai target. Program prioritas daerah tersebut terbanyak berada dibawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) seperti pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) serta peningkatan dan pengembangan jalan.

Program pengembangan Badan Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) juga masuk dalam daftar yang off the track. Program tersebut hingga saat ini belum ada progres yang berarti.

Selain itu, agenda pembangunan kantong parkir pun masuk daftar program yang mandek,  dimana kegiatan yang masuk dalam tanggung jawab Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon itu sejatinya sudah selesai di 2017 lalu.

Berikutnya, pembangunan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) yang juga mundur dari jadwal yang tertuang dalam RPJMD. Selain mundur dari jadwal RPJMD, juga terjadi rasionalisasi target penyelesaian.

Program beriktnya yang mandek adalah pembangunan RSUD Tipe D. Bahkan terjadi pengurangan target dari sebelumnya dua RSUD Tipe D menjadi satu RSUD Tipe D.

Plt Kepala Bappeda Kota Cilegon, Maman Mauludin mengatakan, akan mulai melakukan revisi akhir Mei mendatang. Hal itu dilakukan sesuai dengan rekomendasi LKPJ 2018 DPRD Kota Cilegon.

“Pada LKPJ 2018, rekomendasi DPRD Kota Cilegon adalah lebih pada capaian kinerja, bukan target rencana kerja OPD tertentu,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Rabu (15/5/2019).

Menurut Maman yang juga Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon, ada sejumlah program prioritas daerah yang dipastikan tidak akan terealisasi di 2020 dan 2021. Bahkan katanya, BPKAD pun masuk dalam daftar revisi RPJMD.

“Ada target BPHTB yang perlu mendapatkan revisi,” ujarnya.

Ia menargetakan revisi RPJMD selesai di September 2019. “Insya Allah di September nanti kami usulkan ke DPRD Kota Cilegon,” tuturnya.

Terkait hal ini, Walikota Cilegon, Edi Ariyadi mengatakan, revisi RPJMD memang perlu dilakukan mengingat banyaknya program prioritas daerah yang realisasinya melenceng dari rencana. “Banyak program prioritas daerah yang memang cukup berat untuk diselesaikan. Maka itulah perlu direvisi,” pungkasnya.

Iffan Gondrong

Categories
Cilegon
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY