Ratusan Penyelam Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

BERITAKARYA.CO.ID, SERANG - Ratusan penyelam dari berbagai klub pehobi olahraga selam di Provinsi Banten terlibat dalam upacara pengibaran Bendera Merah Putih di dasar laut. Tak ketinggalan, pehobi snorkeling membentangkan bendera merah putih berukuran besar di permukaan Laut Banten.

Pengibaran Bendera Merah Putih di dasar laut yang diinisiasi oleh Pengcab POSSI Kota Cilegon dan Lanal Banten itu digelar di Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Sabtu (17/9/2019).

Selain POSSI dan Lanal Banten, upacara di dasar laut itu diikuti Grup 1 Kopassus, Ditpolairuda Polda Banten, Basarnas Banten, Polres Cilegon, Kodim 0623 Cilegon, Banten Divers Community, Krakatau Finswimming, dan elemen lainnya.

Para penyelam berangkat dari Anyer sekitar pukul 08.00 WIB. Sedikitnya 13 kapal terlibat dalam kegiatan tersebut, diantaranya Patkamla Badak, Patkamla Panaitan, KAL Tamposo, Kapal Patroli Ditpolairud Murai, Kapal Drupada dan RIB Basarnas Banten, serta kapal nelayan setempat yang turut mengantarkan para penyelam ke Sangiang.

Tiba di lokasi, para penyelam langsung mempersiapkan berbagai peralatan. Satu persatu, penyelam langsung terjun ke dasar laut sedalam 8 meter itu.

Upacara bendera bawah laut yang mengambil tema besar HUT RI ke-74 dengan motto “Lihat Lebih Dalam, Lindungi Lautmu” itu, penyelam berbaris di dasar laut dengan membentuk formasi tepat di hadapan tiang bendera.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Komandan TNI AL (Danlanal) Banten, Letkol Laut (P) Golkariansyah, Komandan Upacara dipercayakan kepada Serma Saparudin dari Grup 1 Kopassus, Serang.

Hadir dalam pengibaran bendera bawah laut itu antara lain Wadirpolairuda Polda Banten, AKBP Noer Wiyanto, Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin, Ketua POSSI Cilegon, Irfan Ali Hakim, Kapolres Cilegon, AKBP Rizky Agung Prakoso, Dandim 0623 Cilegon, Letkol Armed Rico Ricardo Sirait. Kapolres Cilegon dan Dandim Cilegon bahkan ikut menyelam dan upacara di bawah laut.

“Dengan semangat 17 Agustus ini, kita pererat persatuan dan kesatuan dengan mengibarkan bendera laut, membentangkan bendera di bawah laut. Ini menunjukan semangat kita. Walaupun dengan susah payah membentangkan dengan segala risikonya, tapi Alhamdulillah semua berjaalan sesuai rencana. Inilah yang ingin kita tunjukan, semangat kita ingin kita contohkan untuk bangsa dan negara kita,” ujar Danlanal.

Ia menegaskan, pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut Sangiang memiliki tantangan alam yang berat, terutama arus yang kuat. Namun dengan semangat kebersamaan yang tinggi, seluruh penyelam bisa melaksanakan upacara dengan tenang dan aman.

Pembentangan Merah Putih raksasa oleh ratusan snorkeler juga tak kalah besar risikonya. “Pada saat pembentangan bendera tadi, arus sangat kencang. Ini tidak sama dengan membentangkan bendera di darat. Kita menghadapi arus, kemudian angin dan segala macamnya. Tetapi dengan semangat tadi, semua dapat terlaksana,” paparnya.

Danlanal Banten menyatakan, keterlibatan ratusan peserta dalam upacara HUT RI ini patut diapresiasi. Sebab, para pehobi olahaga selam dan pecinta alam bawah laut terpanggil untuk bersama-sama mengibarkan bendera di bawah laut.

“Antusias dari teman-teman untuk bergabung, kita tidak membatasi. Itulah yang kita harapkan, mereka pun terpanggil hatinya melaksanakan kegiatan ini,” tandasnya.

Sementara, Ketua POSSI Cilegon, Irfan Ali Hakim menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengibaran bendera di Sangiang. Ia berharap, pengibaran dalam rangka peringatan HUT RI ini dapat membangkitkan semangat nasionalisme seluruh masyarakat untuk selalu mencintai dan melestarikan alam bawah laut yang ada di Banten.

“Tugas kita sebagai penerus bangsa, harus selalu menggelorakan semangat nasionalisme.   Dengan pengibaran ini, tugas kita lah untuk selalu menjaga dan melestarikan alam yang indah di bawah laut kita ini di Banten,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pengibaran bendera bawah laut merupakan puncak rangkaian HUT RI Ke-74 yang digelar POSSI Cilegon dan TNI AL Banten. Sebelumnya, kegiatan pengobatan gratis kepada masyarakat di Desa Cikoneng, Kabupaten Serang.

Rangkaian lain di hari kemerdekaan ini juga melaksanakan transpalansi puluhan terumbu karang melibatkan ratusan penyelam.

Iffan Gondrong

Categories
Serang
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY