Rutin Adakan Pelatihan Las, Kelurahan Rencana Bangun Workshop

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pemerintah Kota Cilegon melalui kelurahan rutin adakan pelatihan las untuk pemuda agar memiliki keahlian khusus dan siap bersaing dalam dunia kerja.

Sebanyak 25 pemuda dari lima kelurahan yaitu Kelurahan Kotabumi, Kelurahan Pabean, dan Kelurahan Kebondalam, Kecamatan Purwakarta, serta Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon, dan Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol mengikuti pelatihan las selama 15 hari, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kelurahan Kotabumi, Rabu (23/10/2019).

Ketua Koordinator Pelaksana yang juga Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PM Kesos) Kelurahan Ketileng, Sulelah menuturkan, kegiatan yang bersumber dari alokasi dana khusus Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut fokus dalam jenis ketenagakerjaan dalam melatih warga agar memiliki keahlian khusus.

“Totalnya ada 25 peserta dari lima kelurahan di Kecamatan Purwakarta, Kecamatan Grogol dan Kecamatan Cilegon, masing-masing kelurahan mengirimkan lima peserta. Mereka akan dilatih selama 120 jam pelajaran atau kurang lebih selama 15 hari,” tuturnya.

Lebih lanjut Sulelah menuturkan, peserta akan dibekali teori selama 2 hari dan sisanya dilakukan praktek mengelas. Dalam praktek las tersebut, lanjut Sulela, para peserta akan diminta untuk membuat semacam meja pelayanan, agar hasil praktek bisa langsung dimanfaatkan.

“Nanti praktek dulu. Peserta akan dinilai dan diberikan sertifikat dari BLK (Balai Latihan Kerja) Disnaker (Dinas Tenaga Kerja),” singkatnya.

Sekertaris Lurah Kotabumi, Mulyadi, yang ditemui ditempat yang sama mengatakan, dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan warga memiliki skill dan sertifikat untuk digunakan saat mencari kerja. Termasuk juga warga diharapkan bisa mandiri dan memiliki usaha pengelasan dengan kemampuan melalui pelatihan las.

“Tujuannya itu meningkatkan keahlian warga. Nantinya bisa digunakan sebagai dasar untuk bekerja di pabrik atau membuat bengkel las kecil. Hal ini agar kualitas skill warga bisa berdaya saing” katanya.

Mulyadi juga menyatakan, selain pelatihan dan sertifikasi las, kedepannya juga akan dilakukan pelatihan dan sertifikasi petukang. Para petukang tersebut, kata Mulyadi, nanti akan diberdayakan untuk mengerjakan pembangunan sarana dan prasana wilayah (Sarpraswil) Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel).

“Sekarang mengelas dan nanti banyak pemberdayaan dan sertifikasi seperti petukang. Kedepan kita juga ada rencana untuk bangun workshop disetiap kelurahan,” ujarnya.

Zainal Mutakin

Categories
CilegonIndustriPendidikan
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY