Sadis! Satu Keluarga Dibantai Pria Bertopeng

BERITAKARYA.CO.ID, SERANG - Satu keluarga warga Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Banten dibantai dua pria bertopeng.
TKP: Rumah keluarga korban pembantaian diberi garis polisi/dok.beritakarya.co.id

Persitiwa itu pertama kali diketahui oleh Asgari, tetangga korban. Ia mengaku menemukan ketiganya sudah berlumuran darah saat akan mengambil sesuatu di dalam rumah.

“Saya mau ngambil alat di dalam rumah. Pintunya sudah kebuka. Pas masuk ke dalam ruangan tengah (keluarga) ngeliat darah,” kata Asgari.

Mengetahui penghuni rumah tergeletak bersimbah darah, Asgari yang sehari bekerja sebagai tukang bangunan itu melaporkan ke warga lainnya.

Dalam insiden itu, seorang bapak dan anak tewas, sementara sang istri kritis dan masih menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa pembunuhan satu keluarga itu diketahui pada hari Selasa (13/8/2019 ) sekitar pukul 08:00 WIB.

Dua korban tewas tersebut diketahui bernama Rustadi (38) dan anaknya Alwi yang masih berusia 4 tahun. Keduanya ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kamar. Polisi menduga para korban meninggal sekitar pukul 00.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Sementara istri korban bernama Siti (27) langsung dilarikan ke RSUD Cilegon untuk mendapatkan perawatan intensif karena kondisinya kritis.

“Diketahui tadi pagi sekitar jam 8an, kita kaget melihat Pak Rustadi dan anaknya Alwi sudah meninggal,” ungkap Sukanda, tetangga korban saat ditemui di UGD RSUD Cilegon, Selasa (13/8/2019).

Belum diketahui siapa pelaku dan motif pembunuhan sadis tersebut. Kapolres Serang Kota, AKBP Firman Efendi mengungkapkan bahwa pelaku pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Banten itu berjumlah dua orang dan mengenakan topeng.

Kepastian tersebut setelah penyidik melakukan pemeriksaan kepada saksi kunci Siti Sadiyah (24) di RSUD Cilegon.

“Istrinya sempat kita wawancarai kalau pelaku itu mengetuk pintu, kemudian masuk ke dalam rumah dua orang sudah mengenakan topeng dan melakukan perbuatan itu (pembunuhan),” kata AKBP Firman Efendi, Selasa (13/8/2019).

Ia menambahkan, koban selamat sudah siuman tapi masih trauma sehingga sulit untuk dimintai keterangan. “Yang jelas ada dua pelaku kata saksi,” ujarnya.

Iffan Gondrong

Categories
Serang
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY