Sah! Pengda Indonesia Offroad Federation Banten Terbentuk

BERITAKARYA.CO.ID, SERANG - Pengurus Pusat Indonesia Offroad Federation (IOF) membentuk IOF Pengda (Pengurus Daerah) Banten di rumah makan Kembang Sari, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Jum'at (17/5/2019).
PENGDA OFFROAD: Musda pertama IOF Banten di Anyer, Kabupaten Serang/beritakarya.co.id

Untuk pertama kalinya kegiatan tersebut digelar guna menentukan Ketua dan Pengurus IOF Pengda Banten melalui Musda (Musyawarah Daerah).

Wakil Sekretaris Jenderal PP IOF, Riza Iskandar dalam kesempatan tersebut menyampaikan, kepengurusan baru Periode 2019-2023 itu pihaknya telah menerapkan regulasi baru terhadap keanggotaan IOF baik klub ataupun perorangan/individu.

“Periode sebelumnya setiap tahun kita ada iuran. Namun untuk periode sekarang ini, cukup satu kali saat mendaftarkan diri ataupun klub selama empat tahun. Jadi tidak ada lagi iuran setiap tahun,” tuturnya.

Untuk di Banten, lanjutnya, belum pernah ada klub yang mendaftarkan diri sehingga semua yang masuk dalam database yang sudah dikumpulkan oleh caretaker merupakan klub/anggota baru.

Beberapa klub yang hadir pada kesempatan tersebut di antaranya SJA, Offroad Krakatau Steel, SkiN Banten, Baja Offroad, Paguyuban Land Rover Banten, Pengcab Pandeglang, Indonesia Adventure Club, Babad Banten Adventure, dan Sadulur Banten yang diwakili oleh Ketua OKS.

“Karena yang hadir dan sudah terdaftar sudah cukup memenuhi persyaratan, maka malam ini langsung kita laksanakan Musda (Musyawarah Daerah),” ungkapnya.

Musda perdana tersebut juga disepakati oleh seluruh peserta yang hadir, dan berdasarkan hasil musyawarah, seluruh klub sepakat memilih Muhammad Ato sebagai Ketua IOF Pengda Banten.

Untuk itu, IOF Pusat mendesak agar tim formatur yang sudah ditentukan dalam Musda segera mengajukan nama-nama yang akan dimasukkan kedalam kepengurusan IOF Pengda Banten agar bisa segera dibuatkan SK (Surat Keputusan) sebagai sebuah legalitas.

Ketua IOF Pengda Banten terpilih, Muhammad Ato menyatakan akan segera membentuk kepengurusan dan berharap 7 hari kedepan setelah pelaksanaan Musda kepengurusan IOF Pengda Banten bisa segera dilantik.

“Terimakasih atas kepercayaan kawan-kawan offroader Banten yang telah memilih saya menjadi ketua. Saya berharap dengan adanya kepengurusan ini, kedepan bisa lebih maju dan lebih berkembang lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Musda IOF Pengda Banten, , Irfan Umar mengatakan, dari persiapan yang sudah dilakukan untuk menggelar Musda sudah cukup maksimal dan berjalan dengan lancar.

“Meski waktu yang dipersiapkan sangat singkat, Alhamdulillah berkat kerja keras panitia musda, Pak Asep Saefullah, Pak Suklas, dan yang lainnya, kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan dalam Musda dihadiri oleh 10 klub offroad yang ada di Banten. Hal ini menunjukkan antusias yang tinggi dari kalangan pecinta offroad di Banten untuk dibentuknya pengurus IOF Pengcab Banten,”

Irfan menambahkan, dipilihnya rumah makan Kembang Sari pada pelaksanaan Musda IOF Pengda Banten juga merupakan salah satu upaya IOF Pengda Banten untuk mendukung bangkitnya Pariwisata Pantai Anyer, pasca tsunami selat sunda beberapa waktu lalu.

Iffan Gondrong

Categories
Serang
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY

  • Ratusan Penyelam Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

    Pengibaran Bendera Merah Putih di dasar laut yang diinisiasi oleh Pengcab POSSI Kota Cilegon dan Lanal Banten itu digelar di Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Sabtu (17/9/2019). Selain...
  • Dendam Diduga Menjadi Motif Pembantaian Satu Keluarga

    Hal itu diketahui setelah pihak kepolisian melakukan otopsi terhadap para korban. “Motif pelaku pembunuhan sadis ini adalah dendam. Itu kita simpulkan setelah melihat hasil otopsi,” kata Kasat Reskrim Polres...
  • Danlanal Banten: Save Our Sea

    Danlanal Banten, Letkol Pelaut (P) Golkariansyah yang turun langsung melakukan penanaman terumbu karang kepada wartawan mengatakan, penanaman terumbu karang merupakan salah satu upaya menjaga kelestarian alam bawah laut. “Kita...
  • Sadis! Satu Keluarga Dibantai Pria Bertopeng

    Persitiwa itu pertama kali diketahui oleh Asgari, tetangga korban. Ia┬ámengaku menemukan ketiganya sudah berlumuran darah saat akan mengambil sesuatu di dalam rumah. “Saya mau ngambil alat di dalam rumah....