Sirine Tsunami Krakatau Posco Bunyi Saat Hujan Lebat, Warga Ciwandan Panik

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Masyarakat disekitar wilayah industri Ciwandan Kota Cilegon, tepatnya di Lingkungan Penauan dan Lingkungan Pintu Air, Kelurahan Kubangsari, sempat diresahkan oleh bunyi sirine peringatan tsunami saat turun hujan lebat yang berasal dari kawasan industri, Sabtu (21/12/2019).
Ilustrasi Sirene/NET

Warga sempat dibuat panik, karena bunyi sirine tersebut berlangsung selama kurang lebih 30 menit pada sekitar pukul 21.30 WIB.

Wawan Ikhwani, salah seorang warga Lingkungan Penauan, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan mengatakan, suara sirine yang identik dengan adanya kejadian tsunami tersebut terdengar tanpa henti, dan sempat membuat keluarganya merasa panik.

“Saya lagi dirumah, anak saya juga dengar itu. Dia merasakan ketakutan mendengar itu,” ujar Wawan saat dihubungi melalui telepon genggamnya.

Wawan yang juga Sekretaris Camat Purwakarta ini menduga bunyi sirine bersumber dari PT Krakatau Posco. Karena bunyi yang didengar tampak seperti saat perusahaan joint venture Posco Grup dan PT Krakatau Steel itu melakukan simulasi bencana tsunami, tahun lalu.

“Bunyinya kira-kira sama seperti waktu simulasi. Bunyi seperti itu,” terangnya.

Hal senada dikatakan Amin Hidayat, warga Lingkungan Pintu Air, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan. Amin mengatakan warga disekitar sempat panik mendengar bunyi sirine

“Mendengar sirine itu, saya langsung standby di depan rumah, khawatir terjadi sesuatu. Suara sirine hampir kurang lebih setengah jam,” katanya.

Sementara, Humas PT Krakatau Posco, Anissa Dinar tidak mengelak alat sirine peringatan tsunami berbunyi. Namun peristiwa itu terjadi karena adanya dugaan kerusakan alat tersebut.

“Info yang saya dapatkan dari tim terkait betul bahwa ada sedikit malfunction pada sirine dimaksud, namun kondisi normal dan dipastikan tidak ada kedaruratan. Saat ini sudab dalam penanganan,” paparnya.

Pihak Krakatau Posco mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik karena kejadian itu bukan peringatan tsunami sebenarnya.

“Masyarakat diharapkan tidak panik, kami konfirmasi kondisi normal,” tuturnya.

Zainal Mutakin

Categories
CilegonIndustri

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: