Tangkal Hoax, KNPI Cilegon Bekali Generasi Milenial Ilmu Jurnalistik

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - DPD KNPI Kota Cilegon menggelar Diklat Milineal Jurnalistik di Indologi Cafe and Space, Kamis (25/4/2019). Diklat yang diikuti sejumlah siswa SLTA, mahasiswa dan utusan organisasi kepemudaan itu berlangsung selama satu hari yang dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB. Kegiatan Diklat Jurnalistik Milenial itu, digelar sebagai bagian dari HUT Kota Cilegon yang ke-20.
KNPI CILEGON: Diklat Milenial Jurnalistik/beritakarya.co.id

Puluhan peserta diklat diberi pencerahan tentang materi yang berkaitan dengan kerja-kerja jurnalis, tata cara menulis berita, menulis features dan informasi umum terkait berita dan kalimat jurnalistik. Targetnya adalah menciptakan generasi yang sadar media, dan cerdas menggunakan media sosial.

Secara garis besar, ada tiga materi utama yang diberikan. Pertama tentang dasar-dasar jurnalistik, kedua tentang penulisan berita, features dan opini, ketiga tentang editing video. Materi pertama disampaikan oleh Asep Koswara dari Dinas Kominfo Kota Cilegon, materi kedua disampaikan oleh CEO Beritakarya.co.id, Iffan Gondrong, dan materi ketiga diisi oleh Satria Sanggade.

Ketua DPD KNPI Kota Cilegon, Rizki Khairil Ikhwan mengatakan, Diklat Milenial Jurnalistik merupakan satu upaya memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada generasi milenial guna menciptakan tulisan yang berkualitas seerta tulisan yang mengedepankan informasi yang benar. Selain itu, juga untuk menumbuhkembangkan literasi di Kota Cilegon.

“Jadi kita (KNPI, red) ingin ngajak seluruh pemuda di Cilegon menjadi seorang jurnalis profesional dengan penyajian berita yang benar-benar akura, bukan berita yang hoax yang bisa menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat,” kata Kiki.

Menurut Kiki, siapa saja memang berhak mengemukakan pendapatnya di media sosial. Hanya saja, perlu mempertimbangkan sebab akibat dari tanggapan yang ditulis. Begitu juga sebagai seorang jurnalis, tentunya harus diimbangi dengan pemberitaaan yang kritis dan santun.

“Tentunya peran jurnalis muda yang kritis di Cilegon ini sangat penting keberadaanya. Sebab, kita saat ini diracuni dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Apalagi, perkembangan informasi saat ini sudah semakin meluas, akses informasi sudah terbuka cukup lebar. Dan kalau tidak ada penangkalnya, maka pemberitaan negatif tersebut akan mudah diterima oleh masyarakat,” ujarnya.

Mawar, salah satu peserta diklat mengaku sangat senang bisa mengikuti Diklat Milineal Jurnalistik yang diselenggarakan oleh KNPI Kota Cilegon. Ia mengaku mula sedikit memahami dan mengetahui pola dan cara kerja sebagai seorang jurnalis yang kritis.

“Puas banget dengan kegiatan ini. Menarik banget ya jadi jurnalis. Pokoknya seru banget. Saya bisa tahu bagaimana proses awal dalam pembuatan berita ini,” pungkasnya.

Iffan Gondrong

Categories
Cilegon
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY