Banjir di Lebak, 688 Rumah Tergenang

BERITAKARYA.CO.ID, LEBAK - Debit air yang berasal dari luapan Sungai Cidurian dan Ciberang, berangsur turun.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan BPBD Lebak, luapan air dari Sungai Ciberang dan Sungai Cidurian penyebab banjir yang menenggelamkan enam kecamatan, yakni Kecamatan Sajira, Cipanas, Lebak Gedong, Maja, Cimarga, dan Kecamatan Curug Bitung sudah surut.

“Total desa terdampak sebanyak 9 desa di 13 titik dengan jumlah kerusakan rumah sebanyak 11 rumah rusak berat dan 688 terendam,” ungkap Kaprawi, Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Rabu (1/1/2020).

Selain rumah, lanjutnya, musibah banjir juga ikut merusak sejumlah infrastruktur seperti Jembatan Susukan – Bolang, di Desa Bungur Mekar, dan Jembatan Permanen di Desa Sajira, Kecamatan Sajira.

“Total ada 7 jembatan yang terputus, 5 merupakan jembatan gantung, dan 2 lagi jembatan permanen di Kecamatan Sajira serta akses jalan amblas sepanjang 40 meter terdapat di Kampung Bujal, Kecamatan Cipanas,” jelasnya.

Adapun untuk jembatan gantung yang terputus, masih kata Kaprawi, terdapat di Kampung Leuwi Sieun, Desa Candi, Kecamatan Curugbitung.

“Empat jembatan lainnya terdapat di Kecamatan Cimarga, diantaranya di Kampung Nganceng, Kampung Nanggul, Kampung Belahayang, dan Kampung Pasir Eurih,” ungkapnya.

Untuk menampung korban banjir, pihaknya bersama pihak terkait telah mendirikan 6 posko pengungsian yang tersebar di Gedung PGRI Kecamatan Sajira, diisi 171 KK, Kampung Nangela, Desa Calung Bungur, Kecamatan Sajira, diisi 75 KK, Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira, diisi 50 KK, Kampung Kadu Luhur, Desa Tambak, Kecamatan Cimarga, diisi 31 KK, Kantor Kecamatan Cipanas, dan di Desa Mayak, Kecamatan Curugbitung.

“Jumlah sementara ada sebanyak 327 KK yang dibawa ke tempat pengungsian, dan 2 orang warga Kampung Bungawari, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, masih dalam pencarian tim SAR akibat terbawa arus,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari satuan khusus Batalyon Mandala Yudha yang bermarkas di Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, menyebutkan, untuk dampak bencana banjir di wilayah Sajira ada sebanyak 6 Desa, diantaranya Desa Bungur, Desa Sukarame, Desa Sukajaya, Desa Calungbungur, Desa Sajira Induk, dan Desa Sajira Mekar.

“Total rumah hanyut ada sebanyak 30 unit, 185 rusak ringan, dan 57 rusak berat,” kata Danyon Mandala Yudha, Letkol M. Asmi melalui rilis.

Selain rumah, 3 unit musholla juga dikabarkan rusak, 47 warung hanyut, 1 unit Masjid roboh, 2 unit kendaraan roda empat dan 50 unit kendaraan roda dua, dan 1 unit Pondok Pesantren, hanyut terbawa banjir.

“Masyarakat dibantu anggota TNI Polri dan aparatur terkait, membantu membersihkan lumpur dan barang barang untuk di amankan ke tempat saudara dan tetangga terdekat,” jelasnya.

Adapun tindakan yang telah dilakukan Batalyon Mandala Yudha wilayah Sajira diantaranya, telah mendirikan 1 set tenda untuk posko korban banjir bandang di Sajira Mekar, dan membantu masyarakat membersihkan puing di Somang dan Sajira Mekar.

Baehaqi

Categories
Lebak

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: