Cilegon Ogah Serahkan Terminal Seruni ke Pemprov Banten

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pemprov Banten berencana untuk mengambil alih Terminal Seruni yang merupakan aset milik Pemkot Cilegon....

Terminal Seruni yang merupakan terminal tipe-C tersebut akan dialihkan menjadi terminal tipe-B.

Hal tersebut terungkap dalam rapat evaluasi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pemkot Cilegon dengan Pemprov Banten, Rabu (10/6/2020).

Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, Pemkot Cilegon enggan untuk memberikan aset Terminal Seruni kepada Pemprov Banten.

Dikatakan Edi, dalam Perda Provinsi Banten tentang RTRW Banten terbaru, status Terminal Seruni telah diubah menjadi terminal tipe-B.

Padahal, terminal tersebut saat ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Walikota Cilegon merupakan terminal tipe-C.

“Provinsi minta, status Terminal Seruni diubah menjadi tipe-B, kita (Pemkot Cilegon –red) tidak mau kalau itu terminal jadi tipe-B, itu aset kita yang bangun,” kata Edi ditemui di Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Cilegon, Rabu (10/6/2020).

Masih kata Edi, sampai dengan saat ini, status Terminal Seruni masih terminal tipe-C. Pemkot Cilegon akan terus berupaya mempertahankan aset Terminal Seruni.

“Kalau menjadi aset Pemprov Banten, nanti kita kehilangan aset lagi dan potensi pendapatan dari retribusi terminal,” tuturnya.

Edi menambahkan, keinginannya mepertahankan status aset tersebut lantaran Pemkot Cilegon juga baru saja kehilangan aset Terminal tipe-A yaitu Terminal Terpadu Merak yang diambil alih Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI pada 2017 lalu, setelah berlakuknya Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Kita baru kehilangan aset Terminal Merak pada 2017 lalu, potensi pada dari Merak miliaran, ini kalau Terminal Seruni diambil alih tentu kita kehilangan PAD (Pendapatan Asli Daerah) lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Uteng Dedi Apendi mengaku menolak rencana Pemprov Banten tersebut. Bahkan, Ia mepertanyakan dasar Terminal Seruni berubah dari tipe-C menjadi tipe-B.

“Dasarnya apa Terminal Seruni menjadi tipe-B?, kita belum tahu dasar Terminal Seruni menjadi terminal tipe-B,” ungkapnya.

Uteng juga mengatakan, Terminal Seruni merupakan aset Pemkot Cilegon yang menyumbangjan PAD sekitar Rp 67 juta pada tahun lalu.

PAD tersebut, lanjut Uteng, berasal dari retribusi angkutan kota (angkot) dan sewa lahan untuk warung makan dan agen bus.

“Ke depan potensi PAD ini bisa meningkat karena bisa juga retribusi parkir sepeda motor dan mobil bagi yang mengantar penumpang dan retribusi untuk taksi. Aturan untuk retribusi itu masih kami godog. Artinya, potensi PAD bisa meningkat lebih dari Rp 67 juta,” tandasnya.

Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: