Gugus Tugas Mulai Uji Coba Filter Warga Luar Daerah Masuk Cilegon

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Cilegon mulai memfilter warga yang datang dari luar daerah khususnya Jakarta yang keluar dari Gerbang Tol Cilegon, Senin (13/4/2020)....

Pengendara yang menggunakan plat B akan diperiksa satu persatu, mulai dari sopir hingga penumpang dengan pengecekan suhu tubuh dan dicatat oleh petugas gabungan dari jajaran TNI, Polri dan Pemkot Cilegon.

Pada kegiatan tersebut ditemukan beberapa orang yang tiba dari Jakarta memiliki suhu tubuh tinggi, rata-rata 38 derajat celcius, yang kemudian identitasnya dicatat oleh tim gugus tugas.

Dalam kegiatan itu hadir Walikota Cilegon, Edi Ariadi, Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana, Dandim O623 Cilegon, Letkol Arm Rico Ricardo Sirait serta jajaran Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon.

Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, pemfilteran warga luar daerah yang masuk ke Kota Cilegon tersebut sebagai bentuk uji coba jika suatu saat Cilegon juga memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Ini belum masuk program isolasi, ini hanya perimbangan PSBB yang akan diterapkan di Tangerang Raya, jadi uji coba kalau kita katakanlah hal yang terburuk harus ada PSBB,” kata Edi ditemui di Gerbang Tol Cilegon Barat, Senin (13/4/2020).

Pemfilteran warga yang masuk ke Cilegon dari luar daerah tersebut, kata Edi akan diuji cobakan di Gerbang Tol Cilegon Timur, Gerbang Tol Cilegon Barat, dan Gerbang Tol Merak.

Dari kegiatan tersebut, ungkap Edi, masih ditemukan kelemahan, dimana warga dari Jakarta dan luar Cilegon dapat bebas keluar masuk.

Masih kata Edi, ditengah pandemi Covid-19, pihaknya khawatir jika ada warga dari daerah lain yang berstatus ODP, PDP yang kabur ke Cilegon serta memberi pengaruh dan efek kepada masyarakat.

“Hanya sampel saja, besok kita evaluasi. Ini yang harus kita persiapkan, protapnya seperti apa, kemudian warga itu diperiksa,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, kegiatan tersebut untuk menindaklanjuti program PSBB yang akan diterapkan di wilayah Tangerang Raya oleh Gubernur Banten.

Berdasarkan KLB yang telah ditetapkan oleh Gubernur Banten, kata AKBP Yudhis, maka diperlukan kegiatan antisipasi di Kota Cilegon dalam percepatan penanganan Covid-19.

“Untuk kita jajaran yang ada di Provinsi Banten melaksanakan imbangan. Sehingga di Kota Cilegon perlu kita melakukan kegiatan antisipasi,” ujarnya.

AKBP Yudhis juga mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama dua minggu kedepan sebagai langkah antisipasi di Kota Cilegon.

“Akan dilakukan pemeriksaan (suhu tubuh) dan memberikan himbauan kepada yang berkendara. Ini hari pertama, sampai 14 hari kedepan,” tandasnya.

Zainal Mutakin.

Categories
CilegonKesehatan

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: