• Kamis, 21 Oktober 2021

Kejari Cilegon Belum Ungkap Pemberi Suap, Ini Tanggapan Praktisi Hukum

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 18:13 WIB
20210819_182755_copy_800x450
20210819_182755_copy_800x450


Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cilegon Muhammad Ansari mengatakan, pihak swasta sebagai pemberi suap dalam kasus tindak pidana korupsi yang menjerat Kepala Dishub Cilegon Uteng Dedi Apendi (UDA) terkait penerbitan Surat Pengelolaan Tempat Parkir (SPTP) di Pasar Kranggot itu, masih menjadi saksi.





Ansari mengungkapkan, alasan belum disebutkannya pihak swasta itu, lantaran Kejari Cilegon saat ini masih melakukan proses pengembangan dan penyidikan.





"Mengenai hal yang lainnya, semuanya masih proses pengembangan penyidikan," kata Ansari kepada wartawan, Jumat (20/8/2021).





Ansari mengungkapkan, pihaknya fokus pada penerima untuk menetapkan tersangka pada kasus tersebut. Dimana Kejari Cilegon telah memeriksa sebanyak 15 orang saksi.





Menurut Ansari, berdasar keterangan saksi-saksi, penyerahan sejumlah uang dari pihak swasta kepada tersangka dalam kasus tersebut diberikan secara bertahap dengan metode tunai maupun transfer.

Halaman:

Editor: Berita Karya

Terkini

Kajari Cilegon Siap Dicopot Dari Jabatan

Selasa, 28 September 2021 | 14:14 WIB

Seminggu ke Depan Satlantas Akan Razia Knalpot Brong

Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:20 WIB

Polisi Ciduk Satu Keluarga Pengedar Sabu di Cilegon

Selasa, 10 Agustus 2021 | 21:08 WIB
X