• Kamis, 21 Oktober 2021

Penyuap Belum Diungkap, Forum Peduli Masyarakat Banten Laporkan Kejari Cilegon ke Kejagung

- Senin, 11 Oktober 2021 | 20:21 WIB
Forum Peduli Masyarakat Banten dorong Kejagung ambil alih kasus suap pengelolaan parkir di Pasar Kranggot yang tengah ditangani Kejari Cilegon. (Editing Beritakarya.co.id)
Forum Peduli Masyarakat Banten dorong Kejagung ambil alih kasus suap pengelolaan parkir di Pasar Kranggot yang tengah ditangani Kejari Cilegon. (Editing Beritakarya.co.id)

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Tak kunjung mengungkap dan menetapkan penyuap Kepala Dishub Cilegon sebagai tersangka, Forum Peduli Masyarakat Banten (FPMB) laporkan Kejari Cilegon ke Kejaksaan Agung.

Kelompok mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam FPMB tersebut mengaku telah melaporkan kasus yang tengah ditangani Kejari Cilegon.

"Iya, kita tadi melaporkan kasus itu ke Kejagung, alhamdulillah surat sudah diterima sama bagian persuratan di Biro Persuratan," kata Koordinator Forum Peduli Masyarakat Banten Syaipul Basir kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Baca Juga: Kuasa Hukum Sebut Uteng Diperas Oknum Kejari Cilegon

Syaipul Basir menuturkan, pihaknya tidak percaya terhadap kinerja Kejari Cilegon dalam menangani kasus suap izin pengeloaan parkir Pasar Keranggot senilai Rp530 juta yang melibatkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Cilegon non aktif Uteng Dedi Apendi.

Karena, menurut Syaipul Basir, kasus yang telah bergulir lebih dari satu bulan itu, hanya baru menetapkan Kepala Dishub Cilegon non aktif Uteng Dedi Apendi sebagai tersangka pada 19 Agustus 2021 lalu.

"Pertimbangannya karena kita tahu sampai detik ini Kejari Cilegon belum menetapkan tersangka penyuap. Masa yang disuap sudah tertangkap dari satu bulan lebih yang lalu, sedangkan penyuapnya belum ada, kan lucu gitu kan, ada yang diberi makan tapi yang ngasih makan engga ada. Maka sudah seharusnya Kejaksaan agung mengambil alih kasus suap parkir ini," ujarnya.

Baca Juga: Kejari Cilegon Belum Ungkap Pemberi Suap, Ini Tanggapan Praktisi Hukum

Selain itu, Syaipul Bahri juga mengungkapkan, dalam kasus suap tersebut, pihaknya meminta Kejagung mengusut tuntas termasuk ada dugaam aliran dana ke sejumlah pejabat Pemerintahan Kota Cilegon.

Halaman:

Editor: Zainal Mutakin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kajari Cilegon Siap Dicopot Dari Jabatan

Selasa, 28 September 2021 | 14:14 WIB

Seminggu ke Depan Satlantas Akan Razia Knalpot Brong

Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:20 WIB

Polisi Ciduk Satu Keluarga Pengedar Sabu di Cilegon

Selasa, 10 Agustus 2021 | 21:08 WIB
X