Kongres Umat Islam Desak Presiden Bubarkan BPIP

BERITAKARYA.CO.ID, PANGKAL PINANG - Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-VII yang digelar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendesak agar Presiden Joko Widodo membubarkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)....
Kongres Umat Islam Indonesia
Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Muhyiddin Junaidi saat menutup Kongres Umat Islam/Foto Repro bangkapos.com/NET

Seluruh peserta KUII VII tahun ini yang berasal berbagai komponen umat Islam di Indonesia, pimpinan Majelis Ulama Indonesia se-Indonesia, pimpinan Ormas-ormas Islam, pimpinan organisasi kemahasiswaan kepemudaan (OKP) Islam, pengasuh pondok pesantren dan sekolah Islam, pimpinan perguruan tinggi Islam, dunia usaha, lembaga filantropi Islam, media, pejabat Pemerintah, partai politik, dan para tokoh Islam lainnya sepakat minta Presiden membubarkan BPIP.

“Kami mendesak Presiden untuk mengembalikan penafsiran Pancasila kepada MPR, sebagaimana diamanatkan dalam sila ke-4 dalam Pancasila,” kata Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Muhyiddin Junaidi saat penutupan KUII ke-VII di Pangkalpinang, Jumat (29/2/2020) malam.

Ia mengatakan KUII ke-VII dimulai 26-29 Februari 2020 dan dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin juga mendorong pemerintah untuk melakukan sosialisasi keterkaitan antara Pancasila dengan agama dan membantu penguatan nilai-nilai agama di dalam Pancasila.

“Kami mendorong pemerintah membantu penguatan nilai-nilai agama di dalam Pancasila untuk menghilangkan fitnah, bahwa peraturan perundang-undangan yang bermuatan agama yang tidak pancasilais,” tegasnya.

Selain itu, KUII ini mendesak pemerintah untuk melakukan penegakan hukum yang adil yang tanpa tebang pilih terhadap kasus-kasus mega korupsi dan penyebaran kebencian.Pemerintah juga didesak untuk membuat sistem rekrutmen aparatur negara yang nondiskriminatif dan berbasis digital yang dapat diakses oleh seluruh warga negara sehingga tercipta proses transparansi yang melibatkan pengawasan masyarakat.

“Kami mendesak pemerintah melakukan pencegahan dan perlindungan warga negara dari virus yang membahayakan seperti corona,” katanya.

Di tempat yang sama, Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman yang menutup KUII VII 2020 di Ballroom Novotel Bangka menitipkan pesan kepada MUI untuk memberikan pemahaman mengenai Islam kepada dunia. Menteri Agama berharap keputusan dan rumusan dari hasil kongres dapat diimplementasikan.

“Mari bersama back to Islam,” ungkap Fachrul dalam sambutannya seperti dilansir bangkapos.com.

Uploader: Iffan Gondrong

Sumber: Bangkapos.com

Categories
Nasional

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: