Langkah Konkrit Pemkab Lebak Lindungi Warganya

BERITAKARYA.CO.ID, LEBAK - Pemkab Lebak sikap tegas guna melindungi warganya dari Covid-19 yang kian mewabah....
Ilustrasi waspada virus corona
ILUSTRASI: Waspada virus corona/beritakarya.co.id

Berdasarkan data PT KCI Tahun 2019, volume penumpang/pengguna layanan commuterline di lintas Relasi Rangkasbitung-Maja-Parung Panjang-Serpong/Tangerang -Tanah Abang sebanyak 54.774.242 penumpang.

Jumlah tersebut jika rata-rata volume penumpang per harinya mencapai 150.066 orang, dengan 15.000-20.000 orang penumpang merupakan warga masyarakat Lebak.

Atas pertimbangan tersebut, Pemkab Lebak yang wilayahnya berada pada wilayah yang berbatasan langsung dan terkoneksi dengan wilayah yang telah terdampak atau Zona Merah Covid-19, mengambil sikap untuk melakukan pembatasan mobilitas warga dari dan menuju wilayah Lebak.

Pemkab Lebak pun melayangkan surat ke beberapa instansi yang memiliki kebijakan terhadap transportasi atau angkutan umum seperti Damri, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Organda, dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

“Hal ini dilakukan atas fakta penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat dengan tingkat sebaran yang semakin luas,” kata Kabag Humas Pemkab Lebak, Eka Prasetiawan, melalui pesan elektronik, Sabtu (28/3/2020) malam

Pertimbangan lainnya, lanjut Eka, karena Stasiun Besar Rangkasbitung merupakan penghubung atas layanan Kereta Api Lokal relasi Rangkasbitung – Serang – Cilegon – Merak.

Mobilitas masyarakat Kabupaten Lebak yang juga menggunakan moda transportasi layanan angkutan Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) serta Layanan Bis Perum DAMRI, menjadi salah satu pertimbangan pihaknya melakukan hal tersebut.

“Dengan berbagai pertimbangan di atas, dalam rangka upaya pencegahan dan memutus rantai Penyebaran Covid-19 semakin meluas, kami memandang harus ada pembatasan,” jelasnya.

Untuk itu, melalui surat yang dilayangkan, pihaknya memohon agar surat yang dimaksud dapat menjadi pertimbangan Gugus Tugas Nasional.

Usulan yang diajukan Pemkab Lebak kepada Gugus Tugas Nasional Penanganan Covid-19 (Corona) diantaranya:

  1. Penghentian sementara operasional layanan Kereta Commuterline di Wilayah Kabupaten Lebak (Stasiun Rangkasbitung, Stasiun Citeras dan Stasiun Maja) selama + 14 hari.
  2. Penghentian sementara operasional layanan Kereta Api Lokal relasi Rangkasbitung – Serang – Cilegon – Merak di Wilayah Kabupaten Lebak (Stasiun Rangkasbitung) selama + 14 hari;
  3. Penghentian sementara operasional layanan angkutan Bis AKAP dan Perum DAMRI di Wilayah Kabupaten Lebak selama + 14 hari.

“Pemerintah Kabupaten Lebak memandang perlu untuk memberikan pertimbangan, berkoordinasi serta mengkomunikasikan hal-hal tersebut kepada pihak terkait yang berwenang,” terang Eka.

Koordinasi dilakukan agar pilihan kebijakan yang akan diambil oleh otoritas yang memiliki kewenangan berdasarkan usulan kami tersebut berdasar pada fakta-fakta aktual dengan tetap berada koridor inline/sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Pada akhirnya, semua ikhtiar yang kita semua lakukan hakikatnya kembali kepada kepentingan yang paling mendasar yaitu melindungi keselamatan warga masyarakat,” pungkasnya.

Baehaqi

Categories
Lebak

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: