Lukman-Nasir Serahkan 29.000 KTP ke KPU

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota dari jalur perseorangan, Lukman Harun dan Nasir, telah menyerahkan syarat minimal dukungan ke KPU Cilegon, Rabu (19/2/2020)....

Penyerahan syarat dukungan minimal KTP untuk bakal calon walikota dan wakil walikota yang maju melalui jalur perseorangan tersebut, langsung diserahkan oleh Lukman Harun dan diterima oleh Ketua KPU Cilegon, Irfan Alfi.

Lukman Harun mengatakan, syarat dukungan KTP yang saat ini diserahkan ke KPU Cilegon kurang lebih sebanyak 29.000 KTP, sesuai dengan input data di sistem informasi pencalonan (Silon).

“Alhamdulillah, tadi sudah didengar sama-sama, sudah diterima secara simbolis, persyaratan pencalonan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon. Kurang lebih 29 (29 ribu KTP),” kata Lukman usai menyerahkan syarat minimal dukungan bakal calon dari jalur perseorangan di Kantor KPU Cilegon.

Setelah diserahkan kepada KPU, syarat dukungan bakal calon perseorangan Lukman-Nasir, akan diverifikasi oleh petugas KPU Cilegon dengan didampingi oleh tim Lukman-Nasir.

“Ada tim. Sudah disiapkan penggantinya (jika ada syarat dukungan KTP yang harus diganti, red), dan lebih dari itu, intinya mah siap,” ujar Lukman.

KPU telah menjadwalkan penyerahan syarat minimal dukungan bakal calon walikota dan wakil walikota yang maju melalui jalur perseorangan mulai 19-23 Februari 2020. Dimana diketahui syarat minimal dukungan KTP untuk bakal calon perseorangan yang akan maju di Pilkada Cilegon 2020 yakni sebanyak 8,5 persen dari jumlah DPT atau 24.699 KTP yang tersebar di 5 kecamatan dari 8 kecamatan di Kota Cilegon.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilegon, Irfan Alfi mengatakan, akan melakukan penghitungan ulang jumlah syarat dukungan, sebaran, serta kesesuaian data silon dengan B1KWK yang telah diserahkan oleh pasangan Lukman-Nasir.

“Hari ini sudah ada penyerahan syarat minimal dukungan dari paslon Kiyai Lukman bersama Haji Nasir. Sesuai prosedur yang ditetapkan dalam regulasi PKPU 18 (2019), kita akan melakukan proses penghitungan. Kalau kemudian nanti sesuai, akan kita lanjutkan dalam proses verifikasi administrasi,” kata Irfan.

Proses verifikasi administrasi, kata Irfan, akan dilaksanakan mulai 27 Februari-26 Maret 2020, dimana petugas dari KPU Cilegon akan memastikan kesesuaian nama, alamat dan wilayah dari setiap KTP dukungan yang diserahkan.

“Kesesuaian data kependudukan, kevaliditasan itu nanti akan kita cek dari mulai nama, alamat, semua harus sesuai dengan posisi dimana dia mendukung,” ujarnya.

Irfan juga mengatakan, akan memeriksa secara rinci seluruh syarat minimal dukungan, salah satunya apabila ada dukungan dari anggota TNI, Polri atau PNS yang masih aktif.

“Kalau (ada dukungan dari TNI, Polri atau PNS, red) masih aktif yah otomatis kita TMS kan,” tandasnya.

Zainal Mutakin

Categories
Politik

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: