Mantan Calon Kades Bojonegara Tersangka Pembacokan

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Polisi tetapkan mantan calon Kepala Desa (Kades) Pengarengan, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Nasrudin sebagai tersangka utama kasus pembacokan di Bojonegara....
Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana saat wawancara bersama awak media/Foto Spesial

Peristiwa pembacokan terjadi di depan PT SGM, Kampung Pangrango Dukuh, Desa Pengarengan, Bojonegara, Kabupaten Serang, Senin (17/2/2020) lalu yang menyebabkan korban bernama Khairul Anwar yang diketahui adik Kepala Desa Saefulloh, meninggal dunia.

Dua korban lainnya yakni Nursidi dan Safrudin harus dirawat secara intensif di IGD RSUD Cilegon akibat luka serius yang dideritanya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Cilegon berhasil mengamankan tiga pelaku pembacokan. Tak berselang lama, polisi berhasil mengamankan dua pelaku lainya di lokasi yang tak jauh dari tempat kejadian PT SGM.

Salah satunya tersangka merupakan mantan calon kepala desa yang maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pengarengan 2019 lalu.

“Lima pelaku sudah kita amankan di Polres Cilegon. Salah satunya adalah mantan (calon) kepala desa di Desa Pengarengan, Bojonegara, Kabupaten Serang,” kata Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana di Mapolres Cilegon, Selasa (18/2/2020).

AKBP Yudhis menambahkan, lima pelaku yang berhasil diamankan yakni Nasrudin, Safiudin, Zubaidi, Iksan, dan Hasuni.

Motif pembacokan yang dilakukan oleh kelima pelaku tersebut, kata AKBP Yudhis, lantaran perebutan bisnis limbah pemecah batu milik PT SGM (Sumber Gunung Maju) serta persoalan Pilkades 2019.

“Dari informasi warga setempat, rupanya Nasrudin (mantan calon kades, red) hanya mengambil keuntungan sendiri tanpa memberikan manfaat untuk masyarakat. Mendengar keluhan warga, akhirnya kades baru yakni Saefulloh mengambil alih bisnis limbah tersebut,” ungkapnya.

AKBP Yudhis menjelaskan, Polres Cilegon sebelumnya pernah beberapa kali melakukan mediasi atas permasalahan tersebut, namun tidak ada titik temu.

“Sehingga pada akhirnya pada 17 Februari 2020 kemarin, pihak Kades Saefulloh saat mengambil DO Sirdam PT SGM disetop oleh Nasrudin dan kawan-kawan dan terjadilah pertikaian,” jelasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kelima pelaku dijerat Pasal 340 KHUP, pasal 388 KHUP dan Pasal 170 KUHP dengan ancama hukuman 20 tahun penjara.

Dalam berita ini sebelumnya ditulis dengan judul “Mantan Kades Bojonegara Tersangka Pembacokan”, namun berdasarkan keterangan dan informasi dari Kepala Desa Pengarengan, Saefulloh, pelaku utama dalam kasus pembacokan tersebut, Nasrudin.

Dia merupakan calon kades yang kalah dalam Pilkades Pengarengan 2019 lalu dan belum pernah menjabat sebagai kepala desa di Desa Pengarengan.

Zainal Mutakin

Categories
Hukum & Kriminal

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: