• Kamis, 21 Oktober 2021

Hidayat Nur Wahid Protes Pergeseran Hari Libur Maulid Nabi Muhammad, Alasan Covid-19 Tidak Relevan

- Senin, 11 Oktober 2021 | 16:26 WIB
Politisi PKS Hidayat Nur Wahid protes pergeseran hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW. (Irfan Luthfi)
Politisi PKS Hidayat Nur Wahid protes pergeseran hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW. (Irfan Luthfi)

BERITAKARYA.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama menggeser libur nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kemenag memutuskan libur Maulid Nabi yang sejatinya jatuh pada 19 Oktober 2021, digeser ke 20 Oktober 2021.

Alasan Kemenag menggeser hari libur dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad itu untuk mengantisipasi munculnya kasus baru Covid-19.

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pembunuhan di Pos SAR BPBD di Anyar Serang

Politisi PKS, Hidayat Nur Wahid memprotes kebijakan tersebut.Dalam akun Twitter pribadinya @hnurwahid, Hidayat Nur Wahid menolak rencana tersebut.

Hidayat Nur Wahid menilai, pergeseran hari libur Maulid Nabi Muhammad dikaitkan dengan Covid-19 sudah tidak relevan lagi.

"Ketentuan Pemerintah Pd Juni 2021, Saat Covid-19 Menuju Puncaknya Itu Skrg Tidak Relevan Lagi. Covid-19 Sudah Makin Membaik. Mestinya Segera Dikoreksi, Libur Maulid dan Natal Dikembalikan Ke Jadwal Semula," tulis @hnurwahid.

Baca Juga: Iti Octavia dan Yoyon Sujana Berebut Kuris Ketua DPD di Musda IV Partai Demokrat Banten

Keputusan menggeser hari libur Maulid Nabi Muhammad itu didasari oleh kesepakatan (SKB) tiga menteri.

Halaman:

Editor: Irfan Luthfi Arief

Sumber: Twitter @hnurwahid

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X