• Kamis, 21 Oktober 2021

Wakil Ketua MPR Pertanyakan Langkah Presiden Jokowi Gunakan APBN dalam Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:28 WIB
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan mempertanyakan langkah Presiden Jokowi dalam Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Menggunakan APBN (Irfan Luthfi)
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan mempertanyakan langkah Presiden Jokowi dalam Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Menggunakan APBN (Irfan Luthfi)

BERITAKARYA.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan mempertanyakan langkah pemerintah yang menggunakan APBN dalam pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Syarief Hasan pun menyinggung soal janji pemerintah yang tidak akan menggunakan APBN melainkan menyerahkan kepada BUMN untuk menggunakan skema B to B.

Seperti diketahui, pada15 September 2015 silam, Presiden Jokowi melalui laman Sekretaris Kabinet pada pernah berjanji bahwa kereta cepat yang bekerjasama dengan Cina itu tidak akan menggunakan APBN.

Baca Juga: Atlet Selam Putri Papua, Annisa Fabiola Sabet 2 Emas Sekaligus dari Dua Nomor Berbeda

Presiden Jokowi berjanji akan menyerahkan kepada BUMN agar dapat menggunakan skema Business to Business.

Namun nyatanya, janji tersebut dibantah sendiri oleh pemerintah sebab Presiden Jokowi telah mengeluarkan Perpres No. 93 Tahun 2021 yang di dalamnya mengizinkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung untuk didanai APBN.

Perpres yang bertolakbelakang dengan janji Jokowi dulu angkah langsung protes dari masyarakat.

Baca Juga: Hanya Butuh Dua Hari, Satreskrim Polres Cilegon Tangkap Pelaku Pembunuhan di Area Pantai Marbella

Syarief Hasan yang merupakan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat menyebut, pemerintah harusnya menepati janjinya untuk tidak menggunakan APBN.

Halaman:

Editor: Irfan Luthfi Arief

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X