Polri Gandeng Bea Cukai Batasi Ekspor Masker

BERITAKARYA.CO.ID, JAKARTA - Bareskrim Mabes Polri akan berkoordinasi dengan Dirjen Bea dan Cukai untuk membatasi ekspor masker menyusul kelangkaan masker.....
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat sidak di Pasar Glodok
SIDAK: Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo akan menggandeng Bea Cukai untuk membatasi ekspor masker./Foto Repro CNNIndonesia.com

“Saya minta rekan-rekan di Bea dan Cukai untuk membatasi dan menahan barang-barang (masker) yang akan diekspor sampai ada pengumuman resmi situasi kita kembali normal,” kata Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo saat melakukan sidak di Pasar Glodok Jakarta seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (5/3/2020).

Dari sidak tersebut, mantan Kapolda Banten itu mendapatkan informasi bahwa lonjakan harga mulai terjadi sejak bulan Februari lalu. Namun kenaikan harga itu bukan dilakukan oleh pihak distributor.

“Dari distributor menjualnya dengan harga biasa, jadi itu ulah spekulan untuk mencari keuntungan,” tuturnya.

Kabareskrim menjamin stok masker di pasaran masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia mengimbau masyarakat tidak membeli barang itu dalam jumlah besar agar tak berimbas pada kelangkaan masker di pasaran yang akhirnya akan merugikan masyarakat sendiri.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersediaan stok untuk masker cukup, jadi tidak perlu membeli berlebihan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi menyita sekitar 600 ribu masker dalam 240 boks yang ditemukan di gudang PT MJP Cargo di Kecamatan Neglasari, Tangerang, dalam penggrebekan yang dilakukan pada Selasa (3/3/2020) lalu.

Menurut rencana, masker yang berhasil diamankan itu akan dikirim ke luar negeri. Polisi telah mengamankan dua orang yakni H dan W yang sampai saat ini masih diperiksa penyidik.

Penimbunan juga terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Sedikitnya tiga orang yang diduga menimbun masker itu diamankan polisi. Mereka menjual dua produk itu dengan harga cukup tinggi.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar F Sutisna mengatakan tiga orang tersebut adalah AK (45) warga Kanalsari Barat, Semarang Timur dan M (24) warga Kapas timur VIII, Genuk Semarang.

Selain itu, diamankan juga seorang wanita berinisial M, warga Semarang sebagai penjual antiseptik. Ketiganya diamankan pihak kepolisian setempat.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap tiga terduga pelaku penjualan barang yang terjadi langka di pasaran. Ada masker dan antiseptik,” kata Iskandar di Mapolda Jateng, Semarang seperti dilansir detk.com.

Iffan Gondrong

Sumber: CNNIndonesia.com

Categories
Nasional

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: