PPMC Dorong Perda Tenaga Kerja Lokal

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, menempatkan Kota Cilegon pada urutan kedua Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dengan angka 9,68 persen, setelah Kabupaten Serang diurutan pertama....
Rapat dengar pendapat Komisi II
SERIUS: Komisi II melakukan rapat terkait ketenagakerjaan.

Persatuan Perjuangan Masyarakat Cilegon (PPMC) mendorong Pemkot dan DPRD Cilegon untuk membuat Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja.

Dewan Pembina PPMC, Isbatullah menilai, belum adanya payung hukum perlindungan dan pemberdayaan SDM lokal, menjadi penyebab pengangguran tinggi.

“Kita berharap ini bisa beres tahun ini,” tutunya usai Rapat Dengar di Ruang Rapat DPRD Cilegon, Senin (9/3/2020).

Saat ini, kata Isbat, Perda Nomor 2 tahun 2009 tentang Pelayanan Ketenagakerjaan belum memiliki kekuatan untuk memberikan perlindungan.

“Perda ini sama sekali belum bisa dijadikan payung hukum, terlebih dengan prioritas SDM lokal,” imbuhnya.

“Bisa direvisi, ditambahkan pasal-pasalnya, atau dari awal kita buat. Kita kepinginnya setiap ada investasi yang datang ke Cilegon 70-80 persen harus menyerap SDM lokal,” ujar Isbat.

Permasalahan pengangguran di Cilegon, lanjut Isbat, harus segera dicarikan solusinya.

Hal itu sangat mendesak gar siapapun yang menjadi pemimpin di Cilegon dapat memberikan jaminan prioritas kerja kepada SDM lokal.

Anggota Komisi II DPRD Cilegon, Ibrohim Aswadi mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pembahasan internal dan mengundang Disnaker Banten untuk dimintai pendapat terkait dengan revisi perda yang sudah berlaku.

Ia menambahkan, saat ini sudah ada 6 kota/kabupaten di Indonesia yang menerapkan Perda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal, diantaranya Bali, Berau, Kutai Barat, dan Gunung Agung.

Atas dasar itu, kata Ibrohim, DPRD Cilegon akan melakukan komparasi yurispridensi tersebut untuk diterapkan di Cilegon, dan akan masuk dalam program legislasi daerah (Prolegda).

Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: