Tanki Kimia PT Redeco Petrolin Meledak

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Tangki penyimpanan BBM jenis bahan kimia cair milik PT Redeco Petrolin Utama meledak, Selasa (10/3/2020)....
PT Redeco Petrolin
KEPULAN ASAP: Asap hitam mengepul saat tangki kimia di PT Redeco Petrolin Utama meledak/Foto Istimewa

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpin, ledakan di perusahaan yang berlokasi di Desa Mangunreja Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Ledakan tanki bahan bakar kimia cair PT Redeco Petrolin itu minimbulkan kepulan asap hitam. Namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Kapolsek Puloampel, IPTU Fajar Maulidi mengatakan, kejadian ledakan diketahui pertama kali oleh salah satu security perusahan.

Saat peristiwa itu terjadi, di lokasi tengah dilakukan pengelasan tanki kimia PT Redeco Petrolin oleh pihak kontraktor yakni PT Hydro. Namun lokasi pengelasan dengan tanki yang meledak berjarak sekitar 30 meter.

“Yang meledak itu tanki penampungan BBM jenis kimia. Beruntung tanki tersebut kosong,” kata Fajar saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/3/2020) sore tadi.

Masih kata Fajar, tanki penampungan BBM yang meledak itu memiliki kapasitas 600 kilo liter (KL).

“Saat ini kita sedang melakukan pengecekan apa yang menyebabkan terjadinya ledakan,” ujarnya.

Pihak kepolisian, sambung Kapolsek, telah memasang garis polisi di sekitar areal kejadian untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sudah kita garis polisi dan pabrik untuk sementara tidak boleh beroperasi dulu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, PT RPU didirikan pada 1980 sebagai perusahaan terminal tangki penyimpanan curah antara untuk produk-produk kimia.

Sebagai terminal tangki pengumpanan laut, kegiatan bisnisnya fokus pada pergerakan produk curah cair dan penanganan penyimpanan, menerima produk pelanggan dari kapal melalui dermaga sendiri..

Penyimpanan di tangki khusus dan pengiriman ulang melalui pipa, pemuatan ke kapal dan atau truk masing-masing melalui dermaga dan gantry/stasiun pengisian.

Perusahaan ini mulai beroperasi pada tahun 1986 dengan satu Jetty dan 30 tank, total kapasitas 36.100 KL; dan pada tahun 1998 mulai mengoperasikan dermaga kedua dan menambah 9 tank dengan kapasitas meningkat sebesar 31.900 KL.

Saat ini, RPU mengoperasikan 61 tank dengan total kapasitas 109.700 KL untuk menangani penanganan minyak bumi dan bahan kimia olahan yang melayani pelanggan lokal dan internasional.

Iffan Gondrong

Categories
Serang

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: