Walikota Minta OPD Komitmen Manfaatkan Kelitbangan

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon gelar Sidang Majelis Pertimbangan Kelitbangan di Aula Bappeda Cilegon, Selasa (18/2/2020)....
Walikota Cilegon, Edi Ariadi dan Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati beserta narasumber dalam sidang majelis pertimbangan kelitbangan Pemkot Cilegon/Foto Spesial

Sidang Majelis Pertimbangan Kelitbangan Bappeda Cilegon tahun 2020 tersebut sebagai rangkaian kegiatan ilmiah yang bertujuan menghasilkan pemahaman baru dan mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau cara baru dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Pada sidang tersebut hadir Walikota Cilegon, Edi Ariadi, Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, Sekda Kota Cilegon, Sari Suryati, dan pejabat eselon III dan IV lingkungan Pemkot Cilegon, serta perwakilan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, dan unsur akademisi.

Pemkot Cilegon diketahui telah menjalin kerjasama dengan LAN RI sejak 2017 yang diawali dengan penyusunan rencana induk kelitbangan yang dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman pada mei 2019 yaitu kerjasama dalam penguatan kapasitas pemerintah kota melalui kegiatan, penyelenggaraan kegiatan, kajian kebijakan, latihan dan pengembangan kompetensi inovasi administrasi negara serta pendidikan tinggi.

Walikota Cilegon, Edi Ariadi berharap kerjasama yang terjalian antara LAN RI dengan Pemkot Cilegon bukan hanya sebatas melahirkan inovasi baru, tetapi juga dapat berdampak positif bagi seluruh aspek.

“Kami mengharapkan pendampingan ini bukan hanya sebatas melahirkan inovasi baru namun juga berdampak positif bagi seluruh aspek peningkatan penyelenggaran pemerintah yaitu pelayanan publik, tata kelola pemerintah, daya saing daerah, serta pemberdayaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Edi menginginkan semua perangkat daerah (OPD) untuk berkomitmen dalam memanfaatkan produk kelitbangan untuk menghasilkan kegiatan yang lebih implementatif.

“Saya Berharap untuk semua perangkat daerah untuk berkomitmen dalam memanfaatkan seluruh produk kelitbangan tersebut kedalam kegiatan yang lebih implementatif,” lanjutnya.

Sidang majelis pertimbangan, kata Edi, harus fokus kepada pemanfaatan hasil-hasil kelitbangan serta penentuan kajian prioritas yang dikerjakan oleh Bidang Kelitbang Bappeda. Dalam sidang majelis pertimbangan perangkat daerah menyampaikan kebutuhan kajian yang bersifat urgent yang nantinya akan dikerjakan oleh bidang litbang di bantu tenaga ahli, praktisi dan akademisi.

Selain itu, Edi mewajibkan OPD untuk menyusun rencana strategis (Renstra) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Dalam hal ini perangkat daerah di wajibkan menyusun renstra perangkat daerah untuk RPJMD, selain itu renstra juga harus selaras dengan rencana induk kelitbangan yang juga akan di susun oleh Bappeda untuk RPJMD 2021–2025,” tuturnya.

Zainal Mutakin

Categories
Cilegon

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: