Wujudkan SDM Sehat dan Berkualitas Melalui Gerakan Minum Tablet Tambah Darah

BERITAKARYA.CO.ID, CILEGON - Dalam rangka Banten Cegah Stunting (Bagas), Pemkot Cilegon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Dindik) adakan gerakan minum tablet tambah darah serentak pada remaja putri...

Dalam kegiatan gerakan minum tablet tambah darah serentak pada remaja putri SMP/SMA sederajat se-Kota Cilegon, yang dipusatkan di SMPN 5 Cilegon tersebut, Asisten Daerah 1 (ASDA 1) Kota Cilegon, Taufiqurrahman mengatakan, selain untuk mencegah stanting dan anemi sejak dini, diharapkan dengan program tersebut dapat mewujudkan SDM yang sehat dan berkualitas.

“Tentunya harus ada dukungan dari semua sektor, agar remaja putri ini tidak kekurangan darah, yang bisa menyebabkan mempengaruhi reproduksi, serta berupaya melakukan kegiatan yangbmengarah pada terwujudnya SDM berkualitas,” kata Taufiq usai kegiatan, Selasa (3/3/2020).

Taufiq mengatakan, generasi yang baik adalah generasi yang dapat mempersiapkan dengan baik generasi berikutnya. Remaja putri yang merupakan calon ibu, lanjut Taufiq, memiliki pertumbuhan yang sangat cepat, oleh karena itu dibutuhkan perhatian lebih, salah satunya dengan meminum tablet tambah darah.

“Remaja pada umumnya pertumbuhan yang sangat cepat, masa perubahan menjelang dewasa harus diperhatikan, terutama remaja putri. Pada kesempatan ini saya menghimbau kepada yang remaja ini, pola hidup yang baik, pola makan yang bagus, pola pergaulan yang baik sesuai norma agama, itu yang harus dilakukan,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinkes Cilegon, dr Arriadna menjelaskan, saat ini Dinkes telah melaksanakan program minum tablet penambah darah sejak 2017 melalui program selasa cegah anemi (Segani) khusus untuk remaja putri diseluruh SMP dan SMA sederajat.

“Harapannya kita, memang mempersiapkan remaja putri itu untuk bisa kelak menjadi wanita yang tidak anemi. Sehingga apabila suatu saat mereka akan menjadi seorang wanita hamil, mereka akan melahirkan bayi yang tidak berat badan lahir rendah, bukan juga bayi yang stunting. Tapi persiapannya harus dari sekarang,” jelasnya.

Dengan adanya program minum tablet tambah darah, kata dr Arriadna, remaja putri di sekolah di Kota Cilegon yang sering mengalami anemi turun hingga 60 persen.

“Ada penurunan anemi di anak sekolah sampai dengan 60 persen lebih. Gerakan minum tablet tambah darah ini sudah dua tahun terakhir kita lakukan disemua sekolah,” katanya.

Zainal Mutakin

Categories
KesehatanPendidikan

Trusted News Site
No Comment

Leave a Reply

RELATED BY

%d blogger menyukai ini: